Belajar Jadi Penulis
Oleh Shodiqiel Hafily
26 Rabi’ul Awal 1430

Dzal-Zay-Alif-Alif-Ro' (200117700)19 Maret 2007 ke Maret 2009 saat ini, berarti setahun lebih 3 hari berlalu saya belajar membuat blog tanpa belajar menulis, karena – bagi saya – menulis adalah hobi. Bahkan saking hobinya, seringkali mengalami “apes” sebagaimana dialami Abu Nuwas (konon kata sejarah, beliau terbunuh akibat tulisannya sendiri yang ‘kebetulan’ tidak bisa diterima oleh orang lain). Kebanyakan tulisan saya hanya kesimpulan-kesimpulan hasil kontemplasi dari koleksi bacaan-bacaan saya. Saya bukan pengarang.
Continue Reading »

Kawin Kontrak, Penasaran?
Oleh Shodiqiel Hafily
07 Maret 2009

Penasaran dengan kawin kontrak?Alasan paling simpel adalah bahwa zina terlalu besar dosa dan resikonya, ketidakjelasan nasab bila terjadi kehamilan, potensi HIV/AIDS dari sarang pelacuran dan hilangnya kehormatan dan harga diri (bagi yang masih peduli dengan harga diri dan kehormatan segala).
Continue Reading »

Jiwa Besar Sang Pemimpin
Oleh Shodiqiel Hafily
Malam Ahad, 11 R. Awal 1430 H

Sang-PengemisSuatu hari, Abu Bakar bertanya kepada putrinya, Siti A’isyah, “Menurutku, sunnah-sunnah Rasulullah telah aku teladani dalam kehidupan sehari-hariku, menurutmu bagaimana?” A’isyah menjawa, “Kecuali satu yang belum Abah lakukan, Rasulullah memberi makan seorang pengemis Yahudi di pasar. Itu beliau lakukan tiap pagi hingga menjelang wafatnya.”
Continue Reading »

valentine-01Happy Valentine 4U

“Yang saya khawatirkan jangan-jangan ada fatwa HARAM MERAYAKAN VALENTINE. Paramuda pasti terusik dan suasana akan terganggu. Sebenarnya, apa acara perayaan valentine itu saya kurang tahu jelas?”

Continue Reading »

Obama, Begin What Next
Oleh Shodiqiel Hafily
20 Januari 2009Barack Husein Obama Jr

Hiruk pikuk dunia, orang-orang begitu antusias menyambut pelantikan Obama sebagai presiden ke-44 AS. Sebagian yang berduit rela datang ke AS untuk menyaksikan langsung prosesi itu. Bahkan serombongan artis Indonesia meluncur ke sana. Yang tidak berduit cukup menonton dari siaran televisi.
Continue Reading »

Kata Nabi, vagina ibarat botol celak, hanya tutup miliknya yang boleh masukGadis Bukan Perawan
Oleh Shodiqiel Hafily
15 Muharram 1430

Diantara pertanda wanita perawan, kata orang-orang tua (kuna), adalah roman mukanya tidak jauh-jauh beda kecerahannya dengan wajah bayi. Tekstur guratan dahi yang halus, padat dan licin. Pertanda-pertanda ini sangat membutuhkan kejelian, keahlian dan pengalaman karena teramat samar bagi sebagian orang (apalagi oleh yang telah dibutakan cinta). Dan, memang, melihat wajah lebih ditujukan untuk ‘mengukur’ seberapa tertarik kita pada paras wanita yang akan kita nikahi (karena cinta itu dari mata turun ke hati).

Continue Reading »

Agresi IsraelPoros Masjid Haram-Aqsha
Oleh Shodiqiel Hafily
13 Muharram 1430 H

Sebuah televisi suasta, dua hari lalu, menyajikan dialog khusus membahas serangan brutal Israel di jalur Gaza. Yang saya ingat ada Abdul Moqsith Ghazali (dosen Paramadina), Farid Wajdi (ketua DPP HTI), M. Guntur Romli (pengamat politik Timur Tengah), Tifatul Sembiring (Presiden PKS) dan yang lain saya lupa.
Continue Reading »

Dari tahun ke tahun, Makkah terus bersolekPredikat Haji Mabrur
Oleh Shodiqiel Hafily
11 Dz Hijjah 1429 H

Haji yang merupakan rukun Islam ke-5 itu secara harfiah berarti “menuju” yakni menuju Bayt Allah di Makkah Al-Mukarramah. Term fikih mendefinisikannya sebagai serangkaian ibadah (manasik) tertentu yang dilakukan di tanah suci Makkah yang dimulai dengan ihram dan ditutup dengan tahallul dengan syarat rukun tertentu.
Continue Reading »

"Indahnya Kebersamaan Dalam Penghayatan Nilai-nilai Keagamaan"Koreksi Atas Kartunisasi Nabi
Oleh Shodiqiel Hafily
24 November 2008

Kartunisasi Nabi Muhammad saw dibuat merujuk kepada literatur-literatur keislaman dari pelbagai kitab tafsir dan – tentu saja – sumber utamanya: Qur’an. Hanya saja telah diplintir sedemikian rupa hingga tidak saja menyimpang dari kebenarannya malah sarat dengan muatan-muatan provokatif.
Continue Reading »

Trio Bomber Bali ISelamat Menyongsong Keabadian
Oleh Shodiqiel Hafily
06 November 2008

“Amrozi cs juga sudah diberi tahu pukul 17.00 tadi (kemarin) tentang jadwal pelaksanaan eksekusi mati,” kata sumber koran ini di Nusakambangan. Yang memberi tahu Kejaksaan Bali dan Jateng sebagai eksekutor. Pasal 6 ayat 1 UU No 2/Pnps/1964 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati mengatur bahwa 3 x 24 jam sebelum saat pelaksanaan pidana mati jaksa memberi tahu terpidana. Artinya, eksekusi secepat-cepatnya dilakukan Jumat malam atau Sabtu dini hari (7-8/11). [JP.Online]

Continue Reading »

Halaman Berikutnya »