<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>My ParaDIsE</title>
	<atom:link href="http://shodiqielhafily.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com</link>
	<description>Paradigma Dakwah Islamiyah Edukatif ° Refleksi Sosial ° Kontemplasi Pencerahan dan Pengembangan Diri ° Jalinan Komunitas Daring ° Eksplorasi Khazanah Budaya Bangsa (Javanism) ° Publikasi Pemikiran ° Kajian Kitab Kuning (Klasik) °</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Dec 2011 16:38:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='shodiqielhafily.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/b53e68f336ff05e3ef2b89bb6dc69256?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>My ParaDIsE</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://shodiqielhafily.wordpress.com/osd.xml" title="My ParaDIsE" />
	<atom:link rel='hub' href='http://shodiqielhafily.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Menuju Keluarga Sakinah</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2011/04/17/menuju-keluarga-sakinah/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2011/04/17/menuju-keluarga-sakinah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Apr 2011 11:18:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Maya]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga Islami]]></category>
		<category><![CDATA[Seks Pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga Sakinah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=958</guid>
		<description><![CDATA[“Harusnya, mahligai rumah tangga dibangun di atas pondasi agama, bukan yang lain..” HARUSNYA.. Cinta Yang Manusiawi Sang Imam, Muhammad Bin Daud Azh–Zhahiri, pendiri aliran pemikiran Zhahiriyah, sempat dijenguk kawan lamanya beberapa saat menjelang ajal. Sang Imam justru mencurahkan isi hatinya yang pilu, tersayat sembilu, kepada kawannya tentang kisah asmaranya yang tak sampai. Beliau pernah mencintai sang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=958&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em>“Harusnya, mahligai rumah tangga dibangun di atas pondasi agama, bukan yang lain..”</em></p>
<p align="center"><strong>HARUSNYA..</strong></p>
<p><strong>Cinta Yang Manusiawi</strong></p>
<div id="attachment_959" class="wp-caption alignleft" style="width: 203px"><a title="Keluarga Sakina" href="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2011/04/keluarga-sakinah.jpg" rel="http://www.youtube.com/watch?v=tVvNo3aXPyU" target="_blank"><img class="size-full wp-image-959 " style="margin:5px;" title="Keluarga Sakinah" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2011/04/keluarga-sakinah.jpg?w=425" alt="Menuju Keluarga Sakinan"   /></a><p class="wp-caption-text">&quot;Keluarga bahagia, didasari agama&quot;</p></div>
<p>Sang Imam, Muhammad Bin Daud Azh–Zhahiri, pendiri aliran pemikiran Zhahiriyah, sempat dijenguk kawan lamanya beberapa saat menjelang ajal. Sang Imam justru mencurahkan isi hatinya yang pilu, tersayat sembilu, kepada kawannya tentang kisah asmaranya yang tak sampai. Beliau pernah mencintai sang idaman hati, tetangganya, tapi entah bagaimana, cinta suci dan luhur itu hanya sekedar impian yang menerawang di kaki langit, tak pernah terwujud. Curahan hatinya tumpah ruah dalam bait-bait puisi sebelum kematian menjemputnya. <em>Az Zahra</em>, adalah salah satu judul ontologi puisinya.<br />
<span id="more-958"></span><br />
Kisah tokoh gerakan Islam modern, Sayyid Qutub tak kalah menarik. Dua kali jatuh cinta, dua kali pula ia patah hati. Gadis pertama berasal dari desanya sendiri, yang kemudian menikah hanya tiga tahun setelah beliau pergi ke Kairo untuk melanjutkan kuliah. Sayyid menangisi peristiwa itu.</p>
<p>Gadis kedua berasal dari Kairo. Untuk ukuran Mesir, gadis kedua ini tidak termasuk cantik, kata Sayyid. Namun ada aura unik yang tersirat dari sorot matanya, katanya, menggambarkan pesona sang gadis. Tragedinya justru terjadi pada hari pertunangan. Sambil meneteskan air mata, gadis itu menceritakan sejujurnya bahwa Sayyid adalah orang kedua yang telah hadir mengisi kekosongan hatinya. Pengakuan tulus dan jujur ini justru mengobarkan keangkuhan Sayyid, karena ia memimpikan seorang yang perawan baik fisik maupun psikis. Isterinya yang kedua ini hanya perawan secara fisik.</p>
<p>Akhirnya ia memutuskan hubungan dengannya. Sayyid tenggelam dalam penderitaan yang panjang. Setelah timbul kesadaran dalam nuraninya untuk menerima kenyataan kondisi istri secara apa adanya, malah semakin membuatnya menderita. Ketika ia ingin rujuk, gadis itu justru menolaknya.</p>
<p>Beliau membukukan bait-bait puisi yang terinspirasi oleh kegagalan cintanya, <em>“Apakah kehidupan ini memang tidak menyediakan gadis impianku? Ataukah perkawinan yang berkesan itu pada prinsipnya tidak sesuai dengan kondisiku?”</em></p>
<p>Setelah itu ia menyambut takdirnya, dipenjara oleh pemerintah yang zhalim selama 15 tahun, dan menulis tafsir<em>“Fi Zhilal Al-Quran”</em> dan mati di tiang gantungan seorang diri. Tanpa adanya istri yang mearatapi. Namun sejarah telah mencatat beliau sebagai seorang yang berkarakter unggul. Seorang pria sejati!</p>
<p><strong>Mengimbangi Kekuatan Amarah</strong></p>
<p>Para pakar psikolog modern mengatakan, keberhasilan dan kegagalan berkeluarga merupakan faktor dominan dalam mewujudkan kebahagiaan dan penderitaan manusia di jagat raya. Jika di dunia ini ada surga, maka itu tak lain adalah rumah tangga yang harmonis: <em>bayti jannati</em>, dan jika di dunia ini ada neraka, maka itulah pernikahan yang kandas. Yang dampaknya tidak hanya pada suami-istri, tetapi anak-anak dan keluarga kedua belah pihak.</p>
<p>Bukankah bersanding dengan kekasih merupakan impian, cita-cita, dan harapan setiap anak Adam? Bukankah peristiwa <em>ijab </em>dan <em>qabul</em> adalah salah satu <em>moment</em> yang sulit terhapus dalam ingatan dalam bagian episode kehidupan manusia?</p>
<p>Marilah kita meningkatkan syukur (<em>al-tahadduts bin-nikmah</em>) dengan usia  perkawinan kita sekarang, dengan meningkatkan amal <em>shalih</em> terutama dengan orang yang paling dekat dengan kita, pendamping hidup.</p>
<p>Usman bin Affan, khalifah ketiga dan menantu Nabi saw, pernah membuat pengakuan tentang dirinya sendiri: “Saya adalah lelaki yang sangat suka kepada perempuan”. Syahwat kepada perempuan, kata Abul A’la Al Maududi dalam<em> “Al-Hijab”</em>, merupakan sumber vitalitas yang memberikan gairah untuk bekerja dan berkarya. Mengatur penyaluran <em>syahwatun-nisa’</em> pada tempatnya memberikan efek produktifitas bagi kehidupan manusia. Dan hal demikian terjadi manakala sang pendamping berperan sebagai motivator, bukan penghambat bagi sang suami.</p>
<p>Syahwat kepada wanita berguna untuk mengimbangi kekuatan lain yang sangat dahsyat, yaitu kekuatan amarah (<em>al-quwwat al-ghadhabiyyat</em>) yang membangkitkan energi dan gairah untuk menghadapi resiko, meremehkan musuh, menghalau ketakutan kepada kematian, menikmati ketegangan jangka panjang, menunda kepuasan sesaat menuju kenikmatan permanen.</p>
<p>Itulah rahasia mengapa Rasulullah saw selalu membawa serta salah satu istrinya ke berbagai medan pertempuran. Umar bin Khattab, setelah mendengarkan ratap-tangis malam hari dari isteri yang berpisah dengan suaminya dan bertanya kepada putrinya Hafshah, ia membuat aturan baku yang mewajibkan setiap prajurit kembali menemui istrinya setelah masa tempur empat bulan.</p>
<p>Inilah ratapan <em>shahabiyat ‘</em>Atikah ketika beberapa malam berpisah dengan suaminya karena panggilan tugas.</p>
<p><em>“Begitu lama terasa malam ini</em></p>
<p><em>Merangkak hingga gelap</em></p>
<p><em>Kelam semua tepinya</em></p>
<p><em>Mana sanggup kupejamkan mata</em></p>
<p><em>Tanpa kekasih yang aku cumbui</em></p>
<p><em>Oh, Demi Allah andai saja tidak ada Dia</em></p>
<p><em>Dan tiada Tuhan selain hanya Dia</em></p>
<p><em>Niscayalah ranjang ini</em></p>
<p><em>Kan bergoyang semua sudutnya”</em></p>
<p>Lebih dari empat bulan, kata seorang analis militer, seorang prajurit yang berpisah dengan istrinya berubah menjadi sadis.</p>
<p><strong>Jangan Sampai Membelenggu</strong></p>
<p>Kecintaan kepada pasangan hidup haruslah rasional dan proporsional. Tidak sekedar menonjolkan rasa, tetapi juga rasio. Mencintai pasangan hidup hendaklah diletakkan di atas landasan agama. Cintailah istri atau suamimu di asas misi agamis. Jangan sampai kecintaan kepada keluarga menjadi ketergantungan yang membelenggu dan melumpuhkan. Saling mangasihi yang tidak dilandasi agama pada suatu ketika akan menjadi batu sandungan dakwah dan kehancuran rumah tangga!</p>
<p><em>“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.”</em> (QS. Az Zuhruf [43] : 67).</p>
<p>Ketergantungan kepada selain Allah adalah indikasi kelemahan jiwa. Dalam <em>Al-Hikam, </em>Ibnu ‘Athaillah menulis:</p>
<p align="center">مِنْ عَلاَمَاتِ الْأِعْتِمَادِ عَلىَ الْعَمَلِ نُقْصَانُ الرَّجَاءِ عِنْدَ وُجُوْدِ الزَّلَلِ</p>
<p><em>“Di antara indikasi bersandar kepada amalan (lahiriyah), kurangnya harapan (raja’) kepada Allah ketika tegelincir.”</em></p>
<p>Umar bin Khattab pernah menyuruh puteranya, Abdullah bin Umar, satu dari tujuh ulama besar sahabat Rasulullah saw untuk menceraikan isterinya. Pasalnya, ia <em>over lapping</em> dalam mencintai isterinya. Ia pernah terlambat shalat berjamaah karena menyisir rambutnya. Sekalipun ia mempertahankan istrinya yang tercinta, tetapi Umar ra – yang memang berwatak keras &#8211; menganggapnya sebagai kelemahan jiwa.</p>
<p>Menjelang wafatnya, ketika seorang sahabat mengusulkan kepada Umar agar mencalonkan puteranya sebagai khalifah ketiga, beliau mengemukakan beberapa alasan penolakannya, diantaranya: “Saya tidak akan pernah menyerahkan amanah ini kepada seorang laki-laki yang lemah, yang tidak berdaya menceraikan isterinya.”</p>
<p>Kita mesti mencintai pasangan hidup karena alasan keagamaan (<em>faridlat syar’iyyat</em>). Dalam salah satu hadits, Nabi saw bersabda: pilihlah calon istetrimu karena kualitas keagamaannya – mengalahkan pertimbangan kecantikan, keturunan dan kekayaan – supaya kedua tanganmu beruntung. Sebab, jika pertimbangan pilihanmu tidak berdasarkan agama, kamu kelak akan melakukan perbuatan yang hina (usahamu akan terkontaminasi oleh debu), tidak patut dilakukan oleh orang yang berakal. Agama adalah penyejuk, penyelamat dan pembangkit serta pemberi bobot-nilai kehidupan (<em>fazhfar bidzatid-din taribat yadak)</em>.</p>
<p align="center">اَلدِّيْنُ وَضْعٌ اِلَهِيٌّ سَائِقٌ لِذَوِي الْعُقُوْلِ السَّلِيْمَةِ عَلىَ مَافِيْهِ لِصَلاَحِ مَعَاشِيْهِمْ وَمَعَادِيْهِمْ</p>
<p><em>Agama adalah tuntunan Ilahi Rabbi untuk segenap orang yang berakal sehat untuk menggapai kesejahteraan lahir dan batin di dunia dan di akhirat.</em></p>
<p>Agamalah yang bisa memberikan kontrol kepada pemeluknya untuk mengelola ‘fluktuasi’ (naik turun) kehidupan dengan semangat yang stabil. Sedih dan gembira, suka dan duka, gagal dan sukses, adalah peta realitas kehidupan dunia. Dinamika kehidupan dipersepsikan dan disikapi sebagai romantika. Sehingga pendamping hidup bisa menjadi teman abadi sepanjang hayat di dunia dan akhirat.</p>
<p><em>“Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka.”</em> (QS. Al–Thur [52]: 21).</p>
<p>Maksudnya, anak cucu mereka yang beriman itu ditinggikan derajatnya sederajat dengan bapak-bapak mereka, dan dikumpulkan dengan bapak-bapak mereka di surga. Sekalipun kualitas amal <em>shalih</em> anaknya lebih rendah. Hal ini untuk menghibur si bapak atas upayanya mendidik dan menghidupi keluarga selama selama hidupnya.</p>
<p><em>“Allah membuat perumpamaan isteri Firaun bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata : Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-MU dalam syurga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim.”</em> (QS. At Tahrim (66) : 11).</p>
<p><strong>Pentingnya Keterbukaan</strong></p>
<p>Istri bagi suami laksana pakaian, demikian pula sebaliknya suami. Pakaian memiliki fungsi penutup aurat (rahasia), perhiasan, pelindung tubuh dari kepanasan dan kedinginan. Saling menjaga perasaan, rahasia dan kehormtan pasangan adalah intinya. Karena seorang merupakan pakaian dari yang lain, maka hubungan keduanya tidak ada jarak. Fungsi komunikasi dan keterbukaan menjadi sangat penting.</p>
<p>Dari sinilah pasangan yang baru menikah perlu banyak belajar. Seiring peredaran waktu, membangun komunikasi dengan pasangan tidak selalu berjalan lancar dan harmonis. Untuk menciptakan komunikasi yang sehat, yang harus dikedepankan adalah semangat untuk memberi bukan menuntut. Keduanya dituntut saling memahami karakter masing-masing. Jika komunikasi pasangan suami-istri menemui hambatan, maka keluarga, sanak kerabat, dan handai taulan sebisa mungkin memerankan diri sebagai mediator: jembatan komunikasi-pemersatu. Jika tidak demikian, maka betapa banyak pasangan keluarga yang berusia kepala lima pun bahkan tidak berhasil mempertahankan bahtera rumah tangga yang telah susah payah dibangun sekian lama.</p>
<p>Berikut ini sebut saja kisah si fulan dan fulanah. Pasangan ini telah memasuki usia pernikahannya ke 50 tahun, perkawinan emas. Usia yang tidak pendek. Seharusnya matang, dewasa, dan kaya pengalaman dalam menyelami samudera kehidupan berkeluarga. Karena telah merasakan pahit dan manisnya menjalin kasih. Namun realitasnya tidak selalu menguntungkan. Demikianlah kehidupan di dunia ini, tidak hanya berwarna hitam putih. Tetapi warna warni kehidupan ini serupa dengan warna pelangi. Merah, kuning, hijau dan biru serta coklat dll.</p>
<p>Sebenarnya, pasangan ini, meniti karir kesuksesan hidupanya sampai sekarang dari nol. Keduanya melewati jalan yang licin, berkelok-kelok, mendaki, dan menguji berbagai teknik jurus yang jitu. Dimulai dari kehidupan pas-pasan (pas membutuhkan pas ada) sampai kepada taraf kehidupan<em> sak wontene</em> (semuanya serba ada).</p>
<p>Untuk merayakan ulang tahun pernikahan emasnya, diadakan <em>tasyakuran</em> mewah. Menurut persepsi umum, suami istri ini adalah pasangan yang paling bahagia. Semua kerabat, handai taulan turut hadir untuk mengucapkan selamat. Menambah bobot acara<em> tahdduts bin nikmah (tasyakuran)</em>, tiba-tiba diselipkan mata acara yang semula cukup wajar, namun berakhir dengan suasana yang menggemparkan. Sehingga acara yang semula syahdu menjadi hiruk pikuk, mengundang perhatian semua penghuni hotel berbintang lima, tempat acara diselenggarakan. Pemicunya, ketika puncak acara santap makanan, suami menghadiakan kepada isteri potongan daging ikan tenggiri. “Ini menu istimewa, sekalian bernostalgia dengan masa-masa sulit yang kami lalui”, pikirnya. Jika mengingat masa perintisan karir, jangankan makan ikan laut, tahu tempe saja harus diiris sangat tipis. Momentum ini ingin dia manfaatkan untuk membagikan puncak kebahagiaannya dengan isteri tercinta.</p>
<p>Suasana hening menjadi gaduh ketika sang isteri menangis dengan sangat keras dan berteriak histeris! “Saya heran sekali dengan bapak, sudah usia 50 tahun membangun keluarga tetapi.., alangkah terkejutnya saya. Pada pesta yang penuh dengan kebahagiaan ini bapak tega menghadiahkan menu makanan yang selama ini saya benci. Kapan bapak bisa berubah dan coba mengerti perasaan saya?! Masya Allah, Pak!”</p>
<p>Pesta hari ulang tahun pernikahan menjadi adu mulut. Sang suami kehabisan kata-kata untuk menjelaskan. Salah seorang keluarga si istri yang turut hadir di situ membawa masuk ke ruang sebelah sambil turut marah-marah, “Aku juga tak habis pikir, serendah itu suamimu memperlakukanmu!” Provokasi telah menjerat dan membelenggu lehernya!</p>
<p>Miss-komunikasi, inilah inti persoalan yang menjadi kendala keberlangsungan kebahagiaan keluarga tadi, ditambah secangkir cawan anggur provokasi. Sudah usia kakek dan nenek, terbukti tidak saling memahami perasaan masing-masing. Belum menemukan metode pemecahan yang sama dalam mengantisipasi konflik. Sehingga terjadi hambatan psikis yang baru ketahuan setelah melewati usia panjang pernikahan. Semoga kita termasuk pasangan yang tidak memakan waktu yang lama dalam beradaptasi dengan keluarga kita. Karena resiko berumah tangga tidak ringan.</p>
<p><em>“Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang shalih di antara hamba-hamba Kami, lalu kedua isteri itu berkhianat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah, dan dikatakan (kepada keduanya) : Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka).: </em>(QS. At Tahrim [66]: 10).</p>
<p><strong>Membangun Sandaran Spiritual</strong></p>
<p>Ada seorang tokoh ulama yang hingga usia tua belum juga memikirkan jodoh. Sedangkan beliau telah berumur 40 tahun. Dialah Syekh Usman An Naisaburi. Di tengah-tengah kesibukannya sebagai tokoh masyarakat, datanglah seorang gadis shalihah yang cacat (bermata juling) dan miskin memberanikan diri untuk menghibahkan dirinya kepada beliau.</p>
<p><em>“Wahai Syekh, sungguh aku sangat mencintaimu. Sudikah engkau berkeluarga dengan orang yang fakir ilmu, harta dan miskin iman ini?”</em></p>
<p>Ulama yang hartawan ini tergagap, telinganya seolah tersambar petir diingatkan oleh sunnah Rasul yang selama ini seolah-olah terhapus dalam memorinya. Segera, setelah menguasai diri, beliau menjawab, <em>“</em>Apakah sudah engkau pertimbangkan secara matang hidup denganku yang sudah lanjut usia ini? Ingat <em>ukhti</em>, masa depanmu masih cukup panjang! Jangan engkau pupuskan harapanmu hanya kerena berkeluarga denganku!” Tetapi sang gadis tetap pada pendiriannya.</p>
<p>Singkat cerita lamaran gadis tersebut diterima. Dia, terutama bapaknya sujud syukur. Setelah lima belas tahun mujahid yang harum namanya itu berdampingan dengan wanita yang cacat fisik, tetapi sukses mengarungi samudera kehidupan berkeluarga tanpa hambatan yang berarti. Ia berhasil menciptakan keluarga <em>sakinah, mawaddah, rahmah wa muthmainnah</em>. Sekalipun banyak ketidakcocokan di tengah jalan, tetapi dengan mudah dicarikan ditemukan solusi. Tentu,  pasangan ini tidak memfokuskan perhatiannya yang bersifat lahiriah. Ia menyadari, jika tidak menyukai satu sifat pada pasangannya, maka dia palingkan penglihatan pada sisi yang lain.</p>
<p>Bila kita baca<em> tarajum</em> dan <em>manaqib</em> (riwayat kehidupan) tokoh-tokoh terkemuka semisal beliau, bisa dipahami bahwa kesamaan misi cinta (taqwa) yang bisa mempertahankan dan merawat bahkan menyuburkan keharmonisan rumah tangga sampai melampaui 15 tahun. Walau lebih muda, kebetulan isterinya lebih dahulu kembali kepada Allah. Ketika kebersamaan dengan isterinya yang setia itu berakhir, dia menuangkan bait-bait pusinya yang melukiskan kepedihan hatinya karena berpisah dengan belahan jiwanya terlalu dini.</p>
<p><em>“Sungguh aku menyesal dengan perpisahan ini…</em></p>
<p><em>Sungguh isteriku,</em></p>
<p><em>Sekiranya bukan karena takdir Tuhan, saya berat hati menerima kenyataan pahit ini.</em></p>
<p><em>Kebersamaan kita terlalu cepat berakhir, hati kita telah terbuhul…</em></p>
<p><em>Dengan cinta kerena Allah”</em></p>
<p>Berikutnya, sang Alim ini mengisi hari-harinya terasa hampa. Sendiri lagi. Ia selalu terkenang dengan isterinya yang cacat fisik itu tetapi hatinya laksana intan mutiara dan lentera di dada.</p>
<p>Ia bukukan gubahan prosanya dalam sebuah <em>kutaib</em> (buku kecil): <em>Al-Usrotu Bilaa Masyakil</em> (keluarga tanpa masalah).</p>
<p dir="RTL" align="center">الأرواح جنود مجنده ماتعارف منها ائتلف وما تناكر منها اختلف</p>
<p>Begitulah ruh itu. Ia ibarat pasukan yang siap dikomando, jika ada kesamaan spirit akan mudah menyatu. Dan jika berbeda, akan mudah menimbulkan friksi.</p>
<p><em>“Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumah-rumahmu dari ayat-ayat Allah dan hikmah.” </em>(QS. Al-Ahzab [33]: 34).</p>
<p>Keindahan isi rumah tidak terbatas dipandang dari hiasan lahiriyah, tetapi yang lebih esensial adalah hiasan spiritual. Rumah yang dalam kamus bahasa Arab “sakan” yang bermakna tempat berlabuh lahir dan batin, jasmani dan rohani seluruh penghuninya setelah penat menyeberangi lautan kehidupan yang dihadapkan gelombang yang menghantam sepanjang hari.</p>
<p>Landasan spiritual akan menyinari hati (<em>yudhi’ al-qalb</em>) semua sisi dan isi rumah, sehingga melahirkan optimisme, cerah, ceria menghadapi resiko-resiko yang ditimbulkan sebagai konsekwensi dari adanya pernikahan. Suasana <em>sakinah</em>, <em>mawaddah</em>, <em>rahmah</em> dan <em>ulfah</em> (kelembutan hati) serta <em>muthmainnah </em>sangat dibutuhkan oleh anak-anak sebagai buah hati perkawinan. Suasana itu adalah lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan dan perkembangan fisik dan psikisnya, di mana mereka membutuhkan perhatian dan waktu yang sangat lama (<em>mulazamah</em>).</p>
<p>Itulah dambaan kita semua, dengan perkenan dan ridlo Allah, mudah-mudahan. Amin.</p>
<p>Download video terkait: <a title="Video Keluarga" href="http://www.youtube.com/watch?v=tVvNo3aXPyU" target="_blank">http://www.youtube.com/watch?v=tVvNo3aXPyU</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://shodiqielhafily.wordpress.com/category/budaya-indonesia/'>Budaya Indonesia</a>, <a href='http://shodiqielhafily.wordpress.com/category/dunia-maya/'>Dunia Maya</a>, <a href='http://shodiqielhafily.wordpress.com/category/dunia-maya/keluarga-islami/'>Keluarga Islami</a>, <a href='http://shodiqielhafily.wordpress.com/category/dunia-maya/seks-pranikah/'>Seks Pranikah</a> Tagged: <a href='http://shodiqielhafily.wordpress.com/tag/keluarga-sakinah/'>Keluarga Sakinah</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shodiqielhafily.wordpress.com/958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shodiqielhafily.wordpress.com/958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shodiqielhafily.wordpress.com/958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shodiqielhafily.wordpress.com/958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/958/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=958&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2011/04/17/menuju-keluarga-sakinah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2011/04/keluarga-sakinah.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Keluarga Sakinah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kekuatan Tak Tertandingi</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2011/03/12/kekuatan-tak-tertandingi/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2011/03/12/kekuatan-tak-tertandingi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Mar 2011 11:41:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sunami Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Sunami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=938</guid>
		<description><![CDATA[يا قاهر يا ذا البطش الشديد أنت الجبار الذي لا يطاق انتقامه كل يوم هو في شأن ارحمنا وارحمهم Wahai Dzat yang Maha mengalahkan (menundukkan), wahai Dzat yang Menguasai tindakan yang dahsyat, Engkaulah Dzat yang Maha Perkasa, yang siksaan-Nya tidak tertanggungkan. Setiap saat Dia mengurusi (urusan). Belas-kasihilah kami dan rahmatilah mereka. Gempa berkekuatan 8,9 skala [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=938&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align:center;">يا قاهر يا ذا البطش الشديد أنت الجبار الذي لا يطاق انتقامه كل يوم هو في شأن ارحمنا وارحمهم<br />
<em></em></h2>
<h2><em>Wahai Dzat yang Maha mengalahkan (menundukkan), wahai Dzat yang Menguasai tindakan yang dahsyat, Engkaulah Dzat yang Maha Perkasa, yang siksaan-Nya tidak tertanggungkan. Setiap saat Dia mengurusi (urusan). Belas-kasihilah kami dan rahmatilah mereka.</em></h2>
<p><a href="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2011/03/2042479620x310.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-943" style="border:0 none;margin:5px;" title="2042479620X310" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2011/03/2042479620x310.jpg?w=128&#038;h=64" alt="" width="128" height="64" /></a>Gempa berkekuatan 8,9 skala Richter yang terjadi di Jepang, Jumat (11/3/2011) siang, tercatat sebagai gempa terbesar sepanjang sejarah yang pernah terjadi di Negeri Sakura. Sepanjang catatan kegempaan di Jepang, belum pernah terjadi gempa kuat yang langsung disusul tsunami tersebut.<br />
<span id="more-938"></span><br />
Asap hitam juga membubung dari kawasan industri di daerah Yokohama Isogo. Terlihat perahu, mobil, truk, serta pesawat terbang hanyut disapu tsunami. Sebuah jembatan, lokasinya tidak diketahui, tampak runtuh ke dalam air.</p>
<p>Badan Survei Geologi AS (USGS) sebelumnya menyatakan bahwa gempa tersebut berkekuatan 7,9 SR dan berpusat di kedalaman 24,3 km sekitar 130 km sebelah timur Sendai di pulau utama Honshu. Namun, USGS kemudian menyatakan bahwa gempa berkekuatan 8,9 SR. (<a title="Jurnal online" href="http://kompas.com" target="_blank">kompas.com</a>)</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2011/03/dahsyat-sekalicov.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-939" title="Dahsyat" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2011/03/dahsyat-sekalicov.jpg?w=425&#038;h=298" alt="" width="425" height="298" /></a><a href="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2011/03/2045407620x310.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-940" title="Dilahap api" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2011/03/2045407620x310.jpg?w=425&#038;h=212" alt="" width="425" height="212" /></a><a href="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2011/03/2041006620x310.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-941" title="Pesawat, seperti kapal-kapalan kertas" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2011/03/2041006620x310.jpg?w=425&#038;h=212" alt="" width="425" height="212" /></a><a href="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2011/03/bandara-sendaicov.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-942" title="Bandara-Sendaicov, diterjang gelombang 10 meter" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2011/03/bandara-sendaicov.jpg?w=425&#038;h=298" alt="" width="425" height="298" /></a></p>
<br />Filed under: <a href='http://shodiqielhafily.wordpress.com/category/tauhid/sunami-jepang/'>Sunami Jepang</a> Tagged: <a href='http://shodiqielhafily.wordpress.com/tag/sunami/'>Sunami</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/938/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/938/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/938/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/938/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shodiqielhafily.wordpress.com/938/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shodiqielhafily.wordpress.com/938/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shodiqielhafily.wordpress.com/938/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shodiqielhafily.wordpress.com/938/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/938/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/938/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/938/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/938/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/938/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/938/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=938&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2011/03/12/kekuatan-tak-tertandingi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2011/03/2042479620x310.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">2042479620X310</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2011/03/dahsyat-sekalicov.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Dahsyat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2011/03/2045407620x310.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Dilahap api</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2011/03/2041006620x310.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pesawat, seperti kapal-kapalan kertas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2011/03/bandara-sendaicov.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Bandara-Sendaicov, diterjang gelombang 10 meter</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Jadi Penulis</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/22/belajar-jadi-penulis/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/22/belajar-jadi-penulis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2009 14:13:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Baca-Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Nge-Blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=897</guid>
		<description><![CDATA[Belajar Jadi Penulis Oleh Shodiqiel Hafily 26 Rabi&#8217;ul Awal 1430 19 Maret 2007 ke Maret 2009 saat ini, berarti setahun lebih 3 hari berlalu saya belajar membuat blog tanpa belajar menulis, karena – bagi saya &#8211; menulis adalah hobi. Bahkan saking hobinya, seringkali mengalami “apes” sebagaimana dialami Abu Nuwas (konon kata sejarah, beliau terbunuh akibat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=897&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Belajar Jadi Penulis</strong><br />
Oleh Shodiqiel Hafily<br />
26 Rabi&#8217;ul Awal 1430</p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-908" style="margin:7px;" title="Dzal-Zay-Alif-Alif-Ro' (200117700)" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/pen-and-book.jpg?w=120&#038;h=96" alt="Dzal-Zay-Alif-Alif-Ro' (200117700)" width="120" height="96" />19 Maret 2007 ke Maret 2009 saat ini, berarti setahun lebih 3 hari berlalu saya belajar membuat blog tanpa belajar menulis, karena – bagi saya &#8211; menulis adalah hobi. Bahkan saking hobinya, seringkali mengalami “apes” sebagaimana dialami Abu Nuwas (konon kata sejarah, beliau terbunuh akibat tulisannya sendiri yang ‘kebetulan’ tidak bisa diterima oleh orang lain). Kebanyakan tulisan saya hanya kesimpulan-kesimpulan hasil kontemplasi dari koleksi bacaan-bacaan saya. Saya bukan pengarang.<br />
<span id="more-897"></span><br />
Belakangan, saya lebih bersemangat lagi untuk menulis setelah membaca sebuah artikel manfaat menulis bagi kesehatan. Disebutkan sejumlah tokoh terkenal seperti Imam Syafi’i dll, yang dengan aktifitas menulisnya mampu bertahan lama dari penyakit yang menggerogoti tubuhnya. Bahkan ada yang kemudian berangsur sembuh dari penyakit mati separo badan seperti Al-Bushiry setelah tekun menulis <em>madah</em> Nabi saw, <em>qasidah</em> Burdah. Saya sendiri tidak mengidap penyakit berat, ‘hanya’ ada gejala <em>typhus</em>. Tapi ada satu penyakit yang benar-benar tidak ada obatnya dan tidak bisa dilawan dengan penawar apapun, penyakit tua. Usia saya sudah kepala 4!</p>
<p>Kata guru saya, usia 40 organ tubuh sudah mulai <em>rewelan</em>. <em>Nah</em>, dengan rajin menulis, saya tidak ingin meladeni organ tubuh yang rewel dan mesti memanfaatkan ‘sisa’ umur seproduktif-produktifnya untuk bikin manfaat, apapun itu.</p>
<p>Setahun belajar <em>ngeblog</em> hampir tiap pekan ke warnet. Sering ambil paket malam 8 jam, dari pukul 10 malam hingga 6 pagi. Pulang-pulang, sampai rumah pasang muka lebih ramah dari biasanya, khawatir istri <em>ngambek</em> ditinggal semalaman. Hingga, akhirnya, sekolah pasang internet sendiri dan saya punya akses bebas. Kapanpun bisa belajar internet dan <em>ngeblog</em>. Tapi itu tidak berarti jadi solusi tidak <em>ninggalin</em> keluarga semalaman. Malah tambah sering semalaman di sekolah, keasyikan <em>internetan</em>, gratis lagi. Sampai-sampai, teman-teman ada yang bilang bahwa sekolah adalah rumah kedua saya.</p>
<p>Sebenarnya apa yang saya pelajari tidak banyak. Pokoknya ada dua, belajar seluk beluk <a title="I Love WordPress" href="http://wordpresss.com" target="_blank"><strong>WordPress</strong></a> dan <strong>Blogger</strong>/<a title="I Love Blogspot" href="http://blogger.com/start" target="_blank"><strong>BlogSpot*</strong></a>. Tapi, dasar internet perpustakaan global, sering <em>nggladrah</em> baca artikel <em>Blog Top of The Day</em>-nya WordPress. Padahal, seringkali hal itu hanya buang-buang waktu. Hanya berisi posting gambar atau eksploitasi video bugil anak sekolah. Dan, diakui seorang teman blogger bahwa, tema ‘begituan’ memang jadi salah satu cara mendongkrak <em>page rank</em> blog. <em>Ah</em>, siwalankerto! (Penghalusan dari umpatan sialan, karena saya dijanji Ustadz tidak boleh sembarangan berkata-kata, apalagi kata-kata kotor).</p>
<p>Kadang juga nyasar <em>pengen</em> coba buat akun Facebook, Hi5, coba slide.com dan lain-lain, bahkan baru gabung di <a title="I Love Muxlim" href="http://muxlim.com" target="_blank">Muxlim.com</a> (jejaring baru pertemanan dunia maya). Dan tak jarang tergoda <em>chatting</em> dengan cewek cantik yang belakangan baru diketahui ternyata fotonya palsu alias rekayasa. Dan yang paling siwalankerto adalah mengetahui teman yang pasang foto cewek <em>cuakep</em>, padahal dianya cowok. Ternyata, itupun trik untuk menarik minat pengunjung agar tergoda mampir di blognya. Ada-ada saja!</p>
<p><strong>ANTARA GENGSI DAN ISI</strong></p>
<p>Belakangan, saya suka <em>kepincut</em> pada css/template/themes blog. Jadilah saya kolektor dari template gratis. Blog yang sudah tertata rapi harus ditata ulang widgetnya. Dan itu pekerjaan tersendiri yang cukup menyita waktu. Bahkan kalau <em>ngliat</em> template bagus, kadang jadi <em>eman</em> kalau tidak dipakai. Akhirnya bikin <a title="My Paradise, Hikmah-Nurani" href="http://hafily007.blogspot.com" target="_blank">blog</a> lagi, bikin <a title="My Paradise, Galeri Gambar" href="http://ashofyhoney.blogspot.com" target="_blank">lagi</a>, <a title="Paradise Group, Jurnal" href="http://bloggerarema.blogspot.com" target="_blank">lagi</a> dan <a title="Paradise Indonesia, Journalistic Learn" href="http://shodiqiel.blogspot.com" target="_blank">lagi</a> dan bertambah <a title="My Paradise, Bahasa &amp; Sasra" href="http://shodiqiel.iblog.com" target="_blank">pula</a> pekerjaan.</p>
<p>Kadang sempat terfikir manfaat mempelajari struktur/kode html sebuah template/css tidak sebanding dengan mencurahkan pikiran untuk menuangkan ide dalam sebuah posting. Kata orang, <em>masyghul bidz-dzikr ‘an al-madzkur</em> (sibuk dengan tampilan luar lalai memperhatikan isi).</p>
<p>Lalu, sudah setahun <em>ngeblog</em>, sudah berapa menangguk dolar dari Adsense, link afiliasi atau lainnya? Tidak banyak, sebab Adsense tidak mendukung bahasa Indonesia. Baru pasang <a title="Cobalah, lumayan buat bayar hosting." href="http://ashofyhoney.blogspot.com/2008/09/iklan-anda.html" target="_blank">link afiliasi</a> sekitar 2 bulanan dan – kayaknya – baru <em>dapet</em> 104 dolar. Saya tidak merasa rugi karena saya belajar <em>ngeblog</em> bukan untuk mencari untung. Sekedar nuruti keinginan dan <em>sharing</em> saja. Setidaknya, ketika sekolah bikin web, tidak perlu susah-susah lagi cari desainer web. Cukup saya saja dengan css gratis. Dari pada susah-susah bikin desain web <em>mending</em> buat memperkaya entrinya. Bukankah pengantin di pelaminan dengan segala kemewahan pakaiannya pada malam madunya diminta telanjang? Lalu buat apa desain busana bernilai puluhan juta diguyurkan kalau pada ‘saatnya’ harus telanjang? Ya demi gengsi, Bro..!  Jawab teman sebelah, spontan. Pejabat rajin korupsi, gadis panggilan (<em>miss call</em>, istilah <em>koplo</em>nya) kebanyakan juga lebih karena gengsi, glamoritas dan hidup mewah.</p>
<p>Dari katanya saja kemewahan dan hidup bermewah-mewah sudah tidak benar (me+wah [lux, menakjubkan dan memesonakan], bukan kata dasar mewah). Jadi keliru kalau ‘mewah’ dijadikan ‘kemewahan’ atau ‘termewah’. Menurut EYD, kelebihan imbuhan kayaknya! Saya memang tidak sepaham dengan <a title="Menyoal arti makhluk sosial" href="http://www.rushlimbaugh.com/home/today.guest.html" target="_blank">Rush Limbaugh</a> yang, menurutnya, Obama salah besar karena memajaki orang-orang kaya untuk kesejahteraan bersama. Menurut dia, kaya dan hidup mewah adalah hak asasi, jadi.. tindakan Obama adalah pengebirian! Maka demikian pula kiranya dalam Islam soal zakat. Enak saja, orang kerja keras dan sukses dengan jerih payah sendiri tahu-tahu dituntut harus bayar &#8216;upeti&#8217; pada orang-orang miskin yang malas bekerja dan berusaha?!</p>
<p><strong>BAGAIMANA MENGUBAH BUDAYA</strong></p>
<p>Belajar <em>ngeblog</em> saya anggap selesai. Masuki tahun kedua belajar jadi penulis. Penulis yang baik. Mungkin tulisan ini akan menjadi tulisan terpanjang di blog karena saya tuangkan apa saja yang ada di benak kepala. <em>Itung-itung </em>latihan permulaan. Dan pada refleksi setahun <em>ngeblog</em> ini ada 2 hal penting ingin saya ungkapkan.</p>
<p><em>Pertama</em>, saya musti berterima kasih kepada siapapun yang saya serap ilmunya dalam per-blog-kan. Utamanya kepada <a title="Tutorial Blog" href="http://afatih.wordpress.com" target="_blank">A. Fatih</a>. Bukan saja karena tutorial blognya yang saya praktikkan selama setahun, lebih dari itu karena beliau guru saya di Pondok Pesantren <a title="Pondok Pesantren Al-Khoirot Pagelaran Malang" href="http://alkhoirot.com" target="_blank">Al-Khoirot</a> Karangsuko &#8211; Pagelaran Malang. Memang tidak pernah mengajar langsung, namun tradisi pondok mengakui guru kepada seluruh keluarga <em>ndalem</em>, baik saling kenal maupun tidak. Itu lebih runcing dari definisi sahabat, yaitu orang yang pernah bertemu dan bergaul dengan Nabi serta mengimani risalahnya walau tidak saling tahu (karena tidak melihat misalnya).</p>
<p>Kedua, saya bersyukur jadi lebih mengerti bagaimana seseorang mengubah dunia. Itupun karena <a title="Ahmad Fatih Syuhud" href="http://fatihsyuhud.com" target="_blank">A. Fatih Syuhud</a>. Ceritanya begini: ketika saya mulai belajar <em>ngeblog</em>, di sekolah, saya banyak mendongeng soal pentingnya keberadaan internet di era kini. Dalam kegiatan halaqah sekolah saya juga sering bawa contekan artikel dari internet. Hingga ada teman <em>nyebutin</em> saya kiai internet. Dan, tidak butuh berapa lama, sekolah tempat saya beraktifitas ‘<a title="Internet Goes To My School" href="http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/08/09/internet-go-my-school/" target="_blank">berkenan</a>’ pasang internet.</p>
<p>Sebuah kebetulan yang pas timingnya bareng sekolah harus akreditasi. Teman-teman mengajar banyak memperoleh bahan kelengkapan mengajar dari internet sekolah. Sebagian, bahkan, sudah bisa memberikan materi pengajaran, ulangan harian dan tugas buat siswa secara online (melalui email dan blog). Dengan adanya internet, tidak terlalu susah untuk meraih status TERAKREDITASI A. Hanya selang beberapa bulan kemudian, sekolah dipilih untuk mengikuti <strong>Program Peningkatan Mutu Pendidikan Kontrak Prestasi Madrasah Tsanawiyah</strong>. Berarti harus memiliki <a title="www.al-ittihad01.sch.id" href="http://mtsoke.al-ittihad01.sch.id" target="_blank">website</a>. Dari tutorial Fatih Syuhud pula saya pilih rumahweb.com sebagai web hosting.</p>
<p>Seperti itulah proses bagaimana mengubah dunia. Seorang A. Fatih nun jauh di sana, tidak ada seorangpun yang mengenalnya di lingkungan saya selain saya seorang. Kemudian, seorang seperti saya itu terobsesi, terinspirasi dan tergerak mempengaruhi yang lain, mulai dari guru hingga siswa. Maka terbentuklah sebuah budaya lebih maju dalam dunia pendidikan di belahan bumi Belung Poncokusumo – Malang.</p>
<p><strong>MAULIDKU, SHALL ALLAH ALAYNA</strong></p>
<p>Kata emak, jelang fajar 26 Rabiul Awal saya dilahirkan. Bertepatan dengan fajar nanti. Pas setahun belajar <em>ngeblog</em> mulai dari tidak tahu apapun hingga mahir copy-paste &#8216;sesuatu&#8217; dari blog tetangga melalui <em>page source</em>-nya. Kini meningkat, saya anggap saja moment kelahiran kedua, mulai belajar jadi penulis dan belajar mendesain <a title="Website YPP Al-Ittihad Malang" href="http://ypp.al-ittihad01.sch.id" target="_blank">web sekolah</a>.</p>
<p>Sebagaimana saya bilang di atas, saya bukan pengarang (dalam arti karya fiksi atau penulis yang mengada-ada tanpa data/referensi). Mula-mula, saya ingin perbaiki tulisan-tulisan di blog ini dengan memperkaya link referensi sehingga menjadi lebih valid, lebih terpercaya dan lebih bermutu.</p>
<p>Selanjutnya, pikir nanti.. (Bersambung..)</p>
<br />Posted in Artikel, Blog, Budaya Baca-Tulis, Budaya Indonesia, Budaya Nge-Blog Tagged: Blog, Budaya Baca-Tulis <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shodiqielhafily.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shodiqielhafily.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shodiqielhafily.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shodiqielhafily.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/897/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/897/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/897/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=897&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/22/belajar-jadi-penulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/pen-and-book.jpg?w=120" medium="image">
			<media:title type="html">Dzal-Zay-Alif-Alif-Ro' (200117700)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penasaran Kawin Kontrak?</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/07/p/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/07/p/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 19:45:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kawin Kontrak]]></category>
		<category><![CDATA[Nikah]]></category>
		<category><![CDATA[Pergaulan Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Pergaulan Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Seks Pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[Kawin]]></category>
		<category><![CDATA[Sex]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=707</guid>
		<description><![CDATA[Kawin Kontrak, Penasaran? Oleh Shodiqiel Hafily 07 Maret 2009 Alasan paling simpel adalah bahwa zina terlalu besar dosa dan resikonya, ketidakjelasan nasab bila terjadi kehamilan, potensi HIV/AIDS dari sarang pelacuran dan hilangnya kehormatan dan harga diri (bagi yang masih peduli dengan harga diri dan kehormatan segala). Sebagian orang berpendapat bahwa kawin kontrak menodai sakralitas pernikahan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=707&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kawin Kontrak, Penasaran?</strong><br />
Oleh Shodiqiel Hafily<br />
07 Maret 2009</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-890" style="margin:7px;" title="Penasaran dengan kawin kontrak?" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/kawin-kontrak.jpg?w=425" alt="Penasaran dengan kawin kontrak?"   />Alasan paling simpel adalah bahwa zina terlalu besar dosa dan resikonya, ketidakjelasan nasab bila terjadi kehamilan, potensi HIV/AIDS dari sarang pelacuran dan hilangnya kehormatan dan harga diri (bagi yang masih peduli dengan harga diri dan kehormatan segala).<br />
<span id="more-707"></span><br />
Sebagian orang berpendapat bahwa kawin kontrak menodai sakralitas pernikahan. Saya berpendapat, dalam kawin kontrak, wanita tetap dirugikan. Betapapun kebutuhan biologis mendesaknya. Anda tentu memiliki pendapat terbaik soal itu.</p>
<p>Kawin kontrak, sepertinya, solusi menarik bahkan bagi mereka yang bersuara lantang dalam penolakannya namun menyimpan keinginan diam-diam. Sebagaimana poligami dikecam habis-habisan tapi dalam hati tersimpan harapan dan keinginan untuk mendapat peluang dan kesempatan. Film Kawin Kontrak seolah ingin menyuguhkan pilihan-pilihan itu. Simak saja sinopsisnya.</p>
<p>Tiga cowok ABG, Rama (Dimas Aditya), Dika (Herichan), serta Jody (Ricky Harun), memiliki obsesi sama untuk melakukan seks tanpa resiko apapun (resiko hamil, harus kawin, resiko ketahuan dan dihakimi warga, dan resiko harus mengasuh anak). Mereka sepakat mencari cara termudah, yaitu dengan Kawin Kontrak. Setelah itu, mereka mencari gadis kampung untuk diajak kawin kontrak. Untuk mempersiapkan hubungan seks, mereka sudah mempersiapkan alat-alat seperti cialis, viagra, hingga karet gelang.</p>
<p>Untuk mencari gadis, mereka pergi ke desa Sukasararean. Di sana mereka bertemu Kang Sono (Lukman Sardi), seorang &#8216;germo&#8217; kawin kontrak. Dengan bantuan Kang Sono, mereka akhirnya melakukan kawin kontrak dengan penghulu Pak Aan (Unang) dan Bu Aan (Mieke Amalia) yang juga menjalankan bisnis penginapan dan penyediaan surat nikah.</p>
<p>Jody terobsesi dengan wanita lebih tua yang lebih mahir bercinta, melakukan kawin kontrak dengan Teh Euis (Wiwid Gunawan), janda seksi dan sensual beranak satu. Dika yang memiliki kecenderungan sadomasochist melakukan kawin kontrak dengan Rani (Masayu Anastasia) yang lihai menggebuk kasur. Sedangkan Rama, seorang playboy pilih-pilih, melakukan kawin kontrak dengan Isa (Dinda Kanyadewi) karena terbuai dengan kecantikan dan kelembutannya yang natural.</p>
<p>Namun, obsesi mereka belum terpuaskan karena kesibukan pasangan masing-masing. Teh Euis selalu disibukkan dengan berbagai alasan ajaib yang muncul di saat-saat penting, dan galaknya Rani ternyata menyimpan rapat-rapat sebuah rahasia, serta kelembutan Isa sedang terancam sebuah rencana jahat. Kawin kontrak yang mereka lakukan justru membuat mereka memulai petualangan lucu dari tiga cowok ABG dalam menaklukkan gadis idaman mereka. Karena itu pula, mereka akhirnya dapat menemukan perasaan yang mereka cari, yaitu Cinta.[]<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
<strong>KAWIN KONTRAK</strong>: Mengapa <a title="Apa sebenarnya nikah mut'ah itu?" href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://actualchaos.blogs.friendster.com/my_blog/images/kawin_kontrak.jpg&amp;imgrefurl=http://actualchaos.blog.friendster.com/2008/01/&amp;usg=__yPG8BbTGgVCMEvNMiolxOIeej0k=&amp;h=321&amp;w=227&amp;sz=41&amp;hl=id&amp;start=9&amp;um=1&amp;tbnid=JjNYwEyTCfY6lM:&amp;tbnh=118&amp;tbnw=83&amp;prev=/images%3Fq%3Dkawin%2Bkontrak%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26channel%3Ds%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26sa%3DX%26um%3D1" target="_blank">Lebih Baik Kawin Kontrak Daripada Zina</a>? Mungkin makalah ini perlu dibaca sekedar melengkapi pengetahuan tentang kawin kontrak (<a title="Seberapa sakralkah mahligai perkawinan?" href="http://www.ziddu.com/download/3843006/Nikah-Mutah.pdf.html/" target="_blank"><em>nikah mut&#8217;ah</em></a>).</p>
<ul>
<li>Produksi: MVP Pictures (2008)</li>
<li>Sutradara: Ody C. Harahap</li>
<li>Cast: Ricky Harun, Herichan, Dimas Aditya, Wiwid Gunawan, Masayu Anastasia, Dinda Kanyadewi, Lukman Sardi, Mieke Amalia, Unang</li>
<li>Genre: Komedi/Drama</li>
<li>Durasi: 120&#8243;</li>
<li>Release Date:  09 Januari 2008</li>
<li>My Grade: 2.5 out 5</li>
</ul>
<p style="text-align:center;">*** * ***</p>
<p style="text-align:center;"><a title="I Love You" href="http://muxlim.com" target="_blank"><img class="aligncenter size-full wp-image-915" title="Baytunnikah-Baytussa'adah-Baytulmawadah" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/baytunnikah3.jpg?w=425" alt="baytunnikah3"   /></a></p>
<h1 style="text-align:center;">Yuk.., gabung di:</h1>
<p style="text-align:center;"><a href="http://muxlim.com"><img class="size-full wp-image-917 aligncenter" title="muxlimcom1" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/muxlimcom1.png?w=425" alt="muxlimcom1"   /></a></p>
<br />Posted in Budaya Indonesia, Kawin Kontrak, Nikah, Pergaulan Bebas, Pergaulan Remaja, Seks Pranikah Tagged: Kawin, Nikah, Sex <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shodiqielhafily.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shodiqielhafily.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shodiqielhafily.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shodiqielhafily.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/707/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=707&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/07/p/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/kawin-kontrak.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Penasaran dengan kawin kontrak?</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/baytunnikah3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Baytunnikah-Baytussa'adah-Baytulmawadah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/muxlimcom1.png" medium="image">
			<media:title type="html">muxlimcom1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jiwa Besar Sang Pemimpin</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/07/jiwa-besar-sang-pemimpin/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/07/jiwa-besar-sang-pemimpin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 15:49:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Nabi]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad saw]]></category>
		<category><![CDATA[Rasulullah saw]]></category>
		<category><![CDATA[Sang Pemimpin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=843</guid>
		<description><![CDATA[Jiwa Besar Sang Pemimpin Oleh Shodiqiel Hafily Malam Ahad, 11 R. Awal 1430 H Suatu hari, Abu Bakar bertanya kepada putrinya, Siti A&#8217;isyah, &#8220;Menurutku, sunnah-sunnah Rasulullah telah aku teladani dalam kehidupan sehari-hariku, menurutmu bagaimana?&#8221; A&#8217;isyah menjawa, &#8220;Kecuali satu yang belum Abah lakukan, Rasulullah memberi makan seorang pengemis Yahudi di pasar. Itu beliau lakukan tiap pagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=843&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jiwa Besar <a name="Sang Pemimpin">Sang Pemimpin</a></strong><br />
Oleh Shodiqiel Hafily<br />
Malam Ahad, 11 R. Awal 1430 H</p>
<p><a rel="http://www.thinkingthroughchristianity.com/2007/11/possum-muhammad.html" href="http://www.onlythrujesus.org/id5.html" target="_blank"><img class="alignleft size-full wp-image-848" style="margin:7px;" title="Sang-Pengemis" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/sang-pengemis.jpg?w=425" alt="Sang-Pengemis"   /></a>Suatu hari, Abu Bakar bertanya kepada putrinya, Siti A&#8217;isyah, &#8220;Menurutku, <em>sunnah-sunnah</em> Rasulullah telah aku teladani dalam kehidupan sehari-hariku, menurutmu bagaimana?&#8221; A&#8217;isyah menjawa, &#8220;Kecuali satu yang belum Abah lakukan, Rasulullah memberi makan seorang pengemis Yahudi di pasar. Itu beliau lakukan tiap pagi hingga menjelang wafatnya.&#8221;<br />
<span id="more-843"></span><br />
Kemudian Abu Bakar mencari tahu perihal si Yahudi. Kata orang-orang, si pengemis buta itu selalu mangkal di pasar Madinah dan selalu <em>ngoceh</em> kepada orang-orang yang berlalu-lalang agar jangan sampai mendekati Muhammad, karena &#8211; katanya &#8211; Muhammad itu tukang sihir, bila mendekatinya maka akan dipengaruhinya.</p>
<p>Keesokan harinya, Abu Bakar menggantikan Nabi menjalankan tugasnya, membawakan makanan dan menyuapinya. Namun suapan pertama itu membuat si Yahudi menghardik, &#8220;Siapa kau? Kau bukan orang yang biasanya!&#8221;</p>
<p>&#8220;Bagaimana kau tahu kalau aku bukan orang yang biasa menyuapimu?&#8221; Tanya Abu Bakar penasaran</p>
<p>&#8220;Orang yang biasanya suapannya lembut. Tidak seperti kau, makanan yang masiha kasar kau suapkan di mulutku yang tua ini.&#8221; Jawabnya ketus.</p>
<p>&#8220;Kau benar, aku memang bukan dia yang biasanya.&#8221; Kata Abu Bakar lirih</p>
<p>&#8220;Lalu, kau siapa dan siapa pula orang yang biasa menyuapiku itu? Tiap kali kutanya dia tidak mengaku.&#8221; Si Yahudi balik penasaran.</p>
<p>&#8220;Aku Abu Bakar, sahabat Rasulullah yang biasa menyuapimu. Aku hanya mencoba meneladani perilakunya dan.. ternyata seperti kau tahu, aku tidak bisa menyuapimu layaknya Muhammad Rasulullah.&#8221; Jelas Abu Bakar.</p>
<p>Mendengar penuturan itu, si Yahudi terkejut, bingung dan tak tahu mesti berbuat apa. Selang beberapa lama, barulah dia dapatkan kesadarannya, dan &#8211; atas kehendaknya sendiri &#8211; dia ber<em>syahadat</em> di bawah bimbingan Abu Bakar.</p>
<p style="text-align:center;">*** * ***</p>
<p>Kasih yang tulus merasuk sukma yang paling halus. Memang tidak serta merta dapat mengubah karakteristik dan perilaku buruk orang lain. Seberapapun kebencian bersarang dalam diri seseorang dan seberapapun buruk penggambaran para kartunis dan pencaci Nabi, namun selagi masih tersisa <em>fitrah</em> suci dalam jiwa seseorang di kemudian hari tetap terbuka kemungkinan berubah. Sebab hidayah itu terus berlangsung secara konstan dan dinamis.</p>
<p>Bukankah setiap pemeluk agama senantiasa memohon bimbingan dan penerangan dari &#8220;juruselamat&#8221; masing-masing? Sesungguhnya, pada saat seseorang membenci dan mencaci maki orang lain, sebenarnya obor <em>hidayah</em> (God Spot-nya) sedang redup. Pada ketika <em>hidayah</em> kembali menyinari hatinya yang gelap, maka saat itulah dia tersadar bahwa ajaran suci yang dianut dan diyakininya sama sekali melarang perbuatan buruk yang dilakukannya.</p>
<p>Nabi Muhammad yang agung mengibaratkan dirinya hanya sebagai sebongkah batu bata di sudut bangunan yang bolong. Lalu, Beliau mengisinya dengan risalah Islam sebagai penyempurna dari sendi-sendi dan tatanan bangunan yang didirikan para nabi terdahulu, mulai dari Adam hingga Isa as. Oleh sebab itu pula, Nabi Muhammad melarang melebih-lebihkan dirinya di atas para nabi yang lain.</p>
<p><strong>LARANGAN <a title="Kunjungi Ashofy-Honey (My Soon &amp; My Poetry)" href="http://ashofyhoney.blogspot.com/2009/03/sang-pemimpin-umat.html" target="_blank">MENGGAMBAR</a> NABI</strong></p>
<p>Ditilik dari sudut pandang fikih, larangan menggambar sosok Nabi Muhammad saw sebenarnya sama dan setara dengan pelanggaran (maksiat) yang lain. Rasa <span style="text-decoration:line-through;">ghairah</span> dan fanatisme berlebihlah yang menyebakan bahkan orang yang tidak <em>sembahyang</em> dan pezina dsc pun marah bila nabinya dihinakan orang. Padahal dengan bermaksiat (korupsi, melacur, menghina umat lain dsb) pada hakikatnya seseorang telah menodai sendi-sendi dan norma-ajaran agama dari nabinya itu sendiri.</p>
<p>Ketika saya <em>browsing</em> mencari gambar untuk ilustrasi tulisan ini, saya dapati sejumlah gambar &#8220;muhammad&#8221;. Saya teringat masa kecil, begitu mudah mengadu teman agar <em>berantem</em>. Cukup dengan meletakkan 2 helai daun bertulis nama orang tua masing-masing, jika berani menginjaknya maka duel tak terelakkan. Setelah dewasa begini kita merasa geli, betapa hal itu mirip dengan perilaku orang gila. Kita bisa tertawa lebar menyaksikan betapa kurang waras orang menggambar orang tua kita misalnya lalu dia bilang, &#8220;Ini bapak-ibumu&#8221; sambil meludahinya.</p>
<p>Dipandang dari sudut akidah, penggambaran atau pemujaan pada benda-benda tertentu itu sangat dekat pada syirik (menyekutukan, menduakan). Karena itu Nabi saw melarang penyimbolan dirinya agar tidak diperlakukan seperti orang-orang mengagungkan Bintang David atau Kayu Salib dengan mengecupnya segala. Terpaku pada simbol-simbol tapi teramat jauh dari esensi dan pengamalan.</p>
<p>Orang kasmaran kerap kali kehilangan akal sadarnya dengan mengelus-elus atau menciumi foto kekasihnya. Dan, kita tahu, betapa foto jelas bukan diri sang kekasih. Dari kejauhan, mungkin kekasih yang dirindukannya menertawainya. Atau boleh jadi marah, &#8220;Mengapa kau tidak mendatangiku, mencium dan memelukku? Kau seperti orang kurang waras!&#8221;</p>
<p>Sejatinya, bila seseorang terpaku pada simbol-simbol, berarti belum menemukan jati diri yang sebenarnya. Tak jauh beda dengan orang yang jauh atau bahkan kehilangan kekasihnya hingga memuja lukisannya sedemikian rupa bahkan tak boleh tersentuh siapapun!</p>
<p><strong>MEMINTAL KEAGUNGAN JIWA<br />
</strong></p>
<p>Kata orang, &#8220;Orang besar itu tampak keagungannya dari cara dia memperlakukan yang kecil.&#8221; Orang kecil boleh berarti orang (pihak) yang lemah, orang yang  kerdil jiwanya, orang yang bodoh dan orang yang rendah prilaku dan kepribadiannya.</p>
<p>Berbagi kasih dengan yang setara dan berbaik-baik dengan orang yang berbuat baik kepada kita adalah hal biasa dari sifat manusia. Berbaik-baik dengan orang yang menjahati kita, itu baru pribadi mulia. Sebagaimana, mungkin, Nabi saw mengambil sisi positif dari kelakuan si Yahudi buta (pada kisah <a href="http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/07/jiwa-besar-sang-pemimpin/#Sang Pemimpin">di atas</a>) sebagai promosi gratis.[]</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl"><span style="font-size:14pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="AR-SA">أحسن إلى المسيئ بإحسانه، والمسيئ ستكفيه إسآءته</span></p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;">&#8220;Berbaik-baiklah kepada orang yang bersikap buruk padamu, sebab dia dia akan mendulang keburukannya sendiri&#8221; </span>(Al-Hikam)</p>
</blockquote>
<br />Posted in Islam, Kisah Nabi, Nabi, Sejarah Islam Tagged: Muhammad saw, Rasulullah saw, Sang Pemimpin <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/843/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/843/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/843/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/843/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shodiqielhafily.wordpress.com/843/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shodiqielhafily.wordpress.com/843/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shodiqielhafily.wordpress.com/843/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shodiqielhafily.wordpress.com/843/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/843/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/843/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/843/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/843/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/843/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/843/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=843&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/03/07/jiwa-besar-sang-pemimpin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/03/sang-pengemis.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sang-Pengemis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>7 Mazhab Cinta</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/02/10/7-mazhab-cinta/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/02/10/7-mazhab-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 18:59:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Perayaan Valentine]]></category>
		<category><![CDATA[Santo Valatino]]></category>
		<category><![CDATA[Valentine]]></category>
		<category><![CDATA[Valentine Day]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=921</guid>
		<description><![CDATA[7 Mazhab Cinta (Refleksi 14 Februari) Victor Hugo, seorang pujangga Perancis, menyatakan bahwa kebahagiaan terbesr dalam hidup adalah menjadi orang yang dicintai. Dicintai oleh siapa itu akan memberikan nilai berbeda, dicinta oleh personal, komunal, atau lintas sosial yang universal. Ikatan cinta yang tumbuh dari keterpesonaan mata, pertalian darah-kekerabatan (kelompok sosial), secara kualitas dan kuantitas juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=921&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>7 Mazhab Cinta </strong></p>
<p>(Refleksi 14 Februari)</p>
<p>Victor Hugo, seorang pujangga Perancis, menyatakan bahwa kebahagiaan terbesr dalam hidup adalah menjadi orang yang dicintai. Dicintai oleh siapa itu akan memberikan nilai berbeda, dicinta oleh personal, komunal, atau lintas sosial yang universal.</p>
<p>Ikatan cinta yang tumbuh dari keterpesonaan mata, pertalian darah-kekerabatan (kelompok sosial), secara kualitas dan kuantitas juga menentukan hierarki yang mendasar.</p>
<p><span id="more-921"></span></p>
<p>Cinta yang <em>fillah</em> dan <em>billah</em> adalah cinta yang hampir terbebas sama sekali dari ego-subjektifitas. Cinta <em>fillah</em>, memberikan cinta kasih secara tulus setulus mentari membagikan kehangatan pada siapapun, <em>billah</em> demi pengabdian tugas, fungsinya, dan potensi yang ada pada dirinya. Cinta hanya memberi tak harap kembali. Sekiranya seseorang terluka karena cinta, pastilah karena dia tak mendapatkan yang diingini, cinta tak pernah melukai.</p>
<p>Cinta itu suci, cinta adalah iluminasi asma ilahi. Kesucian cinta dibuktikan dengan tindaka-tindakan yang tidak dimurkai ilahi, tidak merusak aturan (norma-etika) pribadi yang fitri.</p>
<blockquote><p><strong>Cinta adalah hak segala (anak) bangsa. Cinta adalah RASA yang universal dan lintas SARA. Oleh sebab itu, penjajahan dan penjajaan cinta di muka bumi harus dihapuskan</strong>.</p></blockquote>
<p><strong>Tujuh Tipe Cinta</strong></p>
<p>1.	<em>Narcissistic Love</em>; mencintai seseorang yang memiliki hampir segala kemiripan dengan anda. Bagi anda, dia seolah cermin yang memantulkan bayangan diri anda.</p>
<p>2.	<em>Antonymical Love</em>; karena objek rasa cinta itu begitu eksotis, begitu beda, anda terpikat dan terpesona karenanya. (Bertolak belakang dengan narcissistic love).</p>
<p>3.	<em>Practical Love</em>; mencintai seseorang atas dasar keserupaan dengandiri  anda dalam nilai-nilai dan tujuan hidup. Anda berharap dapat menggapainya bersama-sama.</p>
<p>4.	<em>Redemtive Love</em>; anda jatuh cinta karena objek rasa cinta itu akan memberikan hal yang sama, rasa cinta yang membuat hidup anda terasa lebih berharga dan lebih bermakna.</p>
<p>5.	<em>Self-loathing Love</em>; anda jatuh cinta kepada seseorang yang memperlakukan anda dengan buruk, anda merasa patut mendapatkannya. Pada level ekstrem, hubungan dapat melibatkan caci maki dan kekerasan fisik. (Kebalikan dari <em>narcissistic love</em>).</p>
<p>6.	<em>Savior-complex Love</em>; anda mencintai seseorang dengan asumsi dapat menyelamatkan atau memperbaiki “broke” yang diderita olehnya, anda tampil seolah pahlawan. (Kebalikan <em>escapist love</em>).</p>
<p>7.	<em>Escapist Love</em>; mencintai seseorang yang diharapkan mampu mengubah hidup anda, seseorang yang mampu membawa anda ke luar dari problematika eksistensi diri atau penderitaan psikologis. Secara harfiah bisa dibilang mampu “menyelamatkan anda”.[]</p>
<p><!--more--></p>
<br />Posted in Budaya Indonesia, Cinta, Perayaan Valentine, Santo Valatino, Valentine, Valentine Day Tagged: Valentine Day <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/921/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/921/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shodiqielhafily.wordpress.com/921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shodiqielhafily.wordpress.com/921/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shodiqielhafily.wordpress.com/921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shodiqielhafily.wordpress.com/921/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/921/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/921/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/921/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/921/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=921&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/02/10/7-mazhab-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Happy Valentine 4U</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/02/08/happy-valentine-4u/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/02/08/happy-valentine-4u/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 15:40:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perayaan Valentine]]></category>
		<category><![CDATA[Santo Valatino]]></category>
		<category><![CDATA[Valentine]]></category>
		<category><![CDATA[Valentine Day]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Valentine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=808</guid>
		<description><![CDATA[Happy Valentine 4U &#8220;Yang saya khawatirkan jangan-jangan ada fatwa HARAM MERAYAKAN VALENTINE. Paramuda pasti terusik dan suasana akan terganggu. Sebenarnya, apa acara perayaan valentine itu saya kurang tahu jelas?&#8221; Kutipan itu saya baca di sebuah media nasional. 14 Februari masih lima hari lagi. Tapi toko-toko cenderamata dan semacamnya telah siap dengan kartu ucapan, paket hadiah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=808&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-815" title="valentine-01" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-01.gif?w=425" alt="valentine-01"   />Happy Valentine 4U</strong></p>
<blockquote><p><span style="color:#0000ff;">&#8220;Yang saya khawatirkan jangan-jangan ada fatwa HARAM MERAYAKAN VALENTINE. Paramuda pasti terusik dan suasana akan terganggu. Sebenarnya, apa acara perayaan valentine itu saya kurang tahu jelas?&#8221;</span></p></blockquote>
<p><span id="more-808"></span><br />
Kutipan itu saya baca di sebuah media nasional. 14 Februari masih lima hari lagi. Tapi toko-toko cenderamata dan semacamnya telah siap dengan kartu ucapan, paket hadiah dll. Tak lupa para blogger, telah menerbitkan posting-posting baru terkait acara paramuda itu, walau tulisan-tulisan bertema valentine telah bertebaran di mana-mana. Jadi, saya tidak akan menambah-nambah tulisan tentang itu. Saya hanya ingin menerbitkan pengalaman, pendapat dan komentar teman-teman muda di sini.</p>
<p>Sebagian pendapat dan komentar teman-teman blogger adalah berikut ini:</p>
<p><a href="http://info-onlinebisnis.blogspot.com" target="_blank">anank84</a></p>
<blockquote><p>Salam kenal dari aq <em>nich</em> (not comment, add)</p></blockquote>
<p><a href="http://tutorial-trick-seo.blogspot.com/" target="_blank">seagate</a></p>
<blockquote><p>Maaf.., itu memang budaya barat.<br />
Anak sekarang memang menyenangi kebudayaan barat dan modern.. mulai dari music, berpakaian, sampe bahasa, bahkan &#8220;bhs. kotor&#8221;.</p>
<p>Untuk valentine mungkin teman2 bisa menilai sendiri apakah haram atau tidak..,  mulai niat kita di valentine, apa yang dilakukan di saat valentine, de+el+el.</p>
<p>Menurut saya valentine merupakan sebatas hari special saja.., seperti halnya hari Ibu, 17 Agustusan.., he3</p></blockquote>
<p><a href="http://farcharahma.blogspot.com" target="_blank">farcha</a></p>
<blockquote><p>Valentine bukanlah sebuah tradisi atau ajaran islam. Sebab dilihat dari asal muasalnya valentine bukanlah dari golongan kita. Allah dan rasul menegaskan &#8220;bagi siapa yang mengikuti tradisi atau ajaran suatu kaum maka dia termasuk golongan kaum tersebut.&#8221;<br />
Selain itu jika kita lihat valentine dari segi manfaat dan madharatnya juga apa? Yah.., Anda bisa berfikir sendiri bukan?</p></blockquote>
<p><a href="http://tulisanarifsyaifudin.blogspot.com" target="_blank">Masayips</a></p>
<blockquote><p>Bagi saya Hari Valentine sudah telanjur membudaya di kalangan anak muda di Indonesia, tetapi hanya sebuah usulan agar hari valentine lebih bermanfaat untuk kebisaan memberi coklat yang mahal diganti saja dengan beras.</p>
<p>Salam</p></blockquote>
<p><strong>kurniadi</strong> (tanpa link url)</p>
<blockquote><p>Kalangan muslim sudah banyak yang terkikis, mereka merayakan valentin tetapi acara-acara pengajian mereka mudah sekali meninggalkannya. Yang jelas di sini hari valentin itu menjurusnya ke pelampiasan nafsu, apalagi kalo nafsu yang dibawa orang barat kebanyakannya seperti nafsu binatang, mungkar, dan mempengaruhi banyak orang. Jadi menurutku valentin harom ok banget. Jangan kita ragu-ragu kalo tidak ada budaya barat yang menyesatkan tidak perlu rakyat Indonesia demo anti pornografi, dsb.</p>
<p>Wah, kebanyakan setuju jika diharamkan dan <em>gak</em> penting valentin diperingati.</p></blockquote>
<p><a href="http://ghoefron.blogspot.com/2009/02/peserta-kampanye-damai-pemilu-indonesia.html" target="_blank">Ghufron</a></p>
<blockquote><p>&#8220;Saya setuju 100% Valentine diharamkan, saya setuju banget dengan pendapat kalian. Indonesia punya 1000 budaya, kenapa <em>gak</em> dipopulerkan, <em>tul</em> &#8216;pa <em>tul</em>?&#8221;</p></blockquote>
<p><strong>cahedw</strong> (tanpa url)</p>
<blockquote><p>Kalo ABG jaman sekarang lebih mengutamakan valentine daripada kegiatan2 keagamaan.., betuuul<em> gak</em>?</p></blockquote>
<p><a href="http://jmw01.blogspot.com" target="_blank">jmw</a></p>
<blockquote><p>Valentine lebih banyak mudharat ketimbang manfaat.., saya setuju 1000% valentine diharamkan.</p></blockquote>
<p>bodrox (tanpa url)</p>
<blockquote><p>Hi.. hi.., kata teman saya valentine itu hari raya orang sedunia&#8230;</p></blockquote>
<p><a href="http://karimfisika86.wordpress.com" target="_blank">karim</a></p>
<blockquote><p>Kenapa <em>sih</em> budaya barat dijaga dan dipertahankan? Bagusnya budaya dalam negeri <em>dong</em> dipertahankan dan jangan dibarat-baratkan dengan alasan modern.</p></blockquote>
<p><a title="Kalau berani, kunjungi pocong, hi..!" href="http://aawahyu.com/aadvalentine/" target="_blank">pocongsexy</a></p>
<blockquote><p>Lengkapnya bisa dilihat di sini. (<em>Pocong sexy menulis artikel khusus valentin, silakan meluncur ke sono</em>, admin)</p></blockquote>
<p><a href="http://pesantrenkilat.com/" target="_self">nerissa</a></p>
<blockquote><p>Valentine adalah pengerak ekonomi perdagangan dunia.<br />
Valentine juga ditunggu teman2 yang punya amazon store.</p></blockquote>
<p>&#8212;&#8212;&#8211;<br />
<strong>Adm.:</strong></p>
<p><em>Silakan tulis apa saja di kolom komentar, berupa pendapat, pengalaman sejarah, acara valentine dsb dan kita masukkan di posting ini. Kita baca bersama dan kita semua tahu.</em><br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-818" title="valentine" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine.jpg?w=425" alt="valentine"   /><br />
<img class="alignleft size-full wp-image-820" title="valentine-02" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-02.jpg?w=425" alt="valentine-02"   /><img class="alignright size-full wp-image-822" title="valentine-03" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-03.jpg?w=425" alt="valentine-03"   /><br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-823" title="valentine-04" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-04.jpg?w=425" alt="valentine-04"   /><br />
<img class="alignleft size-full wp-image-825" title="valentine-05" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-05.jpg?w=425" alt="valentine-05"   /><img class="alignright size-full wp-image-826" title="valentine-06" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-06.jpg?w=425" alt="valentine-06"   /></p>
<br />Posted in Perayaan Valentine, Santo Valatino, Valentine, Valentine Day Tagged: Hari Valentine, Valentine, Valentine Day <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/808/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/808/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/808/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/808/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shodiqielhafily.wordpress.com/808/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shodiqielhafily.wordpress.com/808/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shodiqielhafily.wordpress.com/808/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shodiqielhafily.wordpress.com/808/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/808/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/808/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/808/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/808/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/808/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/808/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=808&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/02/08/happy-valentine-4u/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-01.gif" medium="image">
			<media:title type="html">valentine-01</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">valentine</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-02.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">valentine-02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-03.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">valentine-03</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-04.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">valentine-04</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-05.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">valentine-05</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/02/valentine-06.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">valentine-06</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Obama, Begin What Next</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/01/20/obama-begin-what-next/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/01/20/obama-begin-what-next/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 14:49:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Capitol Hill]]></category>
		<category><![CDATA[Inaugural Location]]></category>
		<category><![CDATA[Inauguration Schedule]]></category>
		<category><![CDATA[Obama]]></category>
		<category><![CDATA[Obama Inauguration]]></category>
		<category><![CDATA[Obama Souvenir]]></category>
		<category><![CDATA[Barack Obama]]></category>
		<category><![CDATA[Inauguration Ticket]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=784</guid>
		<description><![CDATA[Obama, Begin What Next Oleh Shodiqiel Hafily 20 Januari 2009 Hiruk pikuk dunia, orang-orang begitu antusias menyambut pelantikan Obama sebagai presiden ke-44 AS. Sebagian yang berduit rela datang ke AS untuk menyaksikan langsung prosesi itu. Bahkan serombongan artis Indonesia meluncur ke sana. Yang tidak berduit cukup menonton dari siaran televisi. Sebuah moment sejarah yang jarang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=784&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Obama, Begin What Next</strong><br />
Oleh Shodiqiel Hafily<br />
20 Januari 2009<img class="alignleft size-full wp-image-785" style="margin:7px;" title="Barack Husein Obama Jr" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/obama.jpg?w=425" alt="Barack Husein Obama Jr"   /></p>
<p>Hiruk pikuk dunia, orang-orang begitu antusias menyambut pelantikan Obama sebagai presiden ke-44 AS. Sebagian yang <em>berduit</em> rela datang ke AS untuk menyaksikan langsung prosesi itu. Bahkan serombongan artis Indonesia meluncur ke sana. Yang tidak berduit cukup menonton dari siaran televisi.<br />
<span id="more-784"></span><br />
Sebuah moment sejarah yang jarang terjadi karena menyedot perhatian massa hampir di seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia yang dulu pernah ditinggali Obama 2 tahun. Bahkan sekolah Obama mengadakan selamatan, tasyakuran. Tidak perduli Obama masih ingat pernah tinggal dan bersekolah di Indonesia atau tidak. Yang jelas sekolah Obama dan &#8216;mantan&#8217; teman masa kecilnya tiba-tiba diliput dan diwawancarai sejumlah media. Itulah sedikit &#8216;berkah&#8217; dari Obama.</p>
<p><strong>Antusiasme &#8216;berlebih&#8217;</strong></p>
<p>Setidaknya 2 faktor bisa dibaca dari antusiasme masyarakat menyambut Obama; 1) Masyarakat sudah sedemikian jenuh bahkan mungkin menyimpan kebencian terhadap kepemimpinan Bush yang dijuluki &#8216;politikus koboi&#8217; itu. AS bahkan <em>kebawa-bawa</em> disebut negara hawkish (penggila perang). 2) Figur Obama dan statement-statementnya menjadi angin segar yang diharapkan membawa perubahan pola kepemimpinan, terlebih lagi dia tercatat sebagai presiden AS pertama dari bangsa berkulit hitam.</p>
<p>Tidak ada salahnya berharap, tapi bila berlebihan dapat menimbulkan kekecewaan. Apalagi bila harapan itu adalah berubahnya sebuah sistem. Pola politik dan ekonomi AS adalah sistem yang telah mengakar kuat dan tak mungkin dirombak begitu saja oleh seorang Obama.</p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-size:17pt;line-height:150%;" lang="AR-SA">الحر عبد إذا طمع * والعبد حر إذا قنع</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#0000ff;">&#8220;</span><span style="color:#0000ff;">Orang merdeka itu bisa menjadi budak apabila tamak. Budak boleh jadi merdeka jika <em>qana&#8217;ah</em>.&#8221;<br />
</span></p></blockquote>
<p><em>Qanaah</em> adalah menerima hasil jerih payah secara mandiri dan tidak menggantungkan harapan kepada pihak lain. Sebuah sifat terpuji dan terhormat baik bagi orang secara individu maupun negara. Liga Arab jadi mati kutu ketika Gaza dibombardir Israel karena ketergantungan kepentingan dengan AS yang bukan lain adalah sekutu sejati Israel.[]<br />
============</p>
<p>Tulisan terkait baca:</p>
<ol>
<li><a title="Obama, akan berbuat apa untuk kita?" href="http://bloggerarema.blogspot.com/2009/01/obama-begin-what-next.html" target="_blank">What Next?</a></li>
<li><a title="Janji itu mudah, menepatinya susah" href="http://bloggerarema.blogspot.com/2009/01/janji-di-pidato-obama.html" target="_blank">Janji (di) Pidato Obama</a></li>
<li><a title="Obama, retorikanya lumayan.." href="http://bloggerarema.blogspot.com/2009/01/obamas-inaugural-speech.html" target="_blank">Obama&#8217;s Inaugural Speech</a></li>
<li><a title="Obama, langkah ini patut ditiru" href="http://bloggerarema.blogspot.com/2009/02/obama-batasi-gaji.html" target="_blank">Obama Batasi Gaji</a></li>
</ol>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p style="text-align:center;">Barack Obama Inauguration Schedule With Times<br />
By JOE GANDELMAN, <a title="Jadwal Acara Pelantikan Obama" href="http://themoderatevoice.com/25774/updated-todays-barack-obama-inauguration-schedule-with-times/" target="_blank">Editor-In-Chief</a></p>
<p>Yesterday we ran a schedule for today’s inauguration of Barack Obama as the 44th President of the United States. Here’s an updated schedule:</p>
<p>» 8:25 a.m.: Obamas leave Blair House for prayer service at St. John’s Episcopal Church</p>
<p>» 8:35 a.m.: Prayer service</p>
<p>» 9:45 a.m.: Church service ends; Obamas leave for the White House</p>
<p>» 10:05 a.m.: Obamas arrive at White House for coffee with Bushes</p>
<p>» 11 a.m.: Motorcade leaves for Capitol</p>
<p>» 11:30 a.m.: Bushes and Obamas go to platform on the West Front; California Senator Dianne Feinstein issues call to order and deliver brief welcoming remarks, followed by invocation from Dr. Rick Warren and performance by Aretha Franklin.</p>
<p>» 11:50 a.m.: Joe Biden sworn in as vice president by Supreme Court Justice John Stevens</p>
<p>» 12 p.m.: Barack Obama sworn in as president by Supreme Court Chief Justice John Roberts.</p>
<p>» 12:05 p.m.: Inaugural address, followed by a poem written and recited by Elizabeth Alexander and a benediction from Dr. Joseph Lowery.</p>
<p>» 12:30 p.m.: Ceremony concludes</p>
<p>» 12:35 p.m.: Bush departs via helicopter; Cheney departs by limo</p>
<p>» 12:45 p.m.: Obama signs inauguration papers in President’s Room</p>
<p>» 1:00 p.m.: Obama attends congressional luncheon</p>
<p>» 2:15 p.m.: Obama and Biden review troops at Capitol</p>
<p>» 2:30 p.m.: President Obama leads parade from the Capitol along Pennsylvania Avenue to the White House</p>
<p>» 3:15 p.m.: Arrival at White House</p>
<p>» 3:45 p.m.: Obamas and Bidens proceed to the reviewing stand; inaugural parade continues until 6 p.m.</p>
<p>» 7 p.m.: The official inaugural balls begin with the Neighborhood Ball at the Washington Convention Center.[*]
</p>
<p style="text-align:center;"><strong>OBAMA INAUGURATION PICTURES</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-788" title="capitol-hill00" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill00.jpg?w=425" alt="capitol-hill00"   /></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-789" title="capitol-hill01" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill01.jpg?w=425" alt="capitol-hill01"   /></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-791" title="capitol-hill02" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill02.jpg?w=425" alt="capitol-hill02"   /></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-792" title="capitol-hill03" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill03.jpg?w=425" alt="capitol-hill03"   /></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-793" title="capitol-hill04" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill04.jpg?w=425&#038;h=282" alt="capitol-hill04" width="425" height="282" /></strong></p>
<p style="text-align:center;"><a title="Inaugural Ceremonies" href="http://ashofyhoney.blogspot.com/2009/01/obama-inauguration-pictures.html" target="_blank"><strong>NEXT PICTURES &gt;&gt;</strong></a></p>
<p><strong>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</strong><br />
<strong></strong>Diterbitkan pada: 22.07 WIB<br />
Jelang Pelantikan: 23.56 WIB</p>
<br />Posted in Capitol Hill, Inaugural Location, Inauguration Schedule, Obama, Obama Inauguration, Obama Souvenir Tagged: Barack Obama, Inauguration Schedule, Inauguration Ticket, Obama Inauguration <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shodiqielhafily.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shodiqielhafily.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shodiqielhafily.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shodiqielhafily.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/784/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=784&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/01/20/obama-begin-what-next/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/obama.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Barack Husein Obama Jr</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill00.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">capitol-hill00</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill01.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">capitol-hill01</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill02.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">capitol-hill02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill03.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">capitol-hill03</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/capitol-hill04.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">capitol-hill04</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gadis Bukan Perawan</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/01/11/gadis-bukan-perawan/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/01/11/gadis-bukan-perawan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2009 14:58:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Maya]]></category>
		<category><![CDATA[Pergaulan]]></category>
		<category><![CDATA[Pergaulan Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Pergaulan Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Seks Pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[Aborsi]]></category>
		<category><![CDATA[Keperawanan]]></category>
		<category><![CDATA[Sex]]></category>
		<category><![CDATA[Virginitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=754</guid>
		<description><![CDATA[Gadis Bukan Perawan Oleh Shodiqiel Hafily 15 Muharram 1430 Diantara pertanda wanita perawan, kata orang-orang tua (kuna), adalah roman mukanya tidak jauh-jauh beda kecerahannya dengan wajah bayi. Tekstur guratan dahi yang halus, padat dan licin. Pertanda-pertanda ini sangat membutuhkan kejelian, keahlian dan pengalaman karena teramat samar bagi sebagian orang (apalagi oleh yang telah dibutakan cinta). [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=754&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-757" style="margin:7px;" title="Kata Nabi, vagina ibarat botol celak, hanya tutup miliknya yang boleh masuk" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/bayi-01.jpg?w=425" alt="Kata Nabi, vagina ibarat botol celak, hanya tutup miliknya yang boleh masuk"   />Gadis Bukan Perawan</strong><br />
Oleh Shodiqiel Hafily<br />
15 Muharram 1430</p>
<p style="margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p style="margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-size:10pt;">Diantara pertanda wanita perawan, kata orang-orang tua (kuna), </span><span style="font-size:10pt;"> adalah </span><span style="font-size:10pt;">roman mukanya tidak jauh-jauh beda kecerahannya dengan wajah bayi. Tekstur guratan dahi yang halus, padat dan licin. Pertanda-pertanda ini sangat membutuhkan kejelian, keahlian dan pengalaman karena teramat samar bagi sebagian orang (apalagi oleh yang telah dibutakan cinta). Dan, memang, melihat wajah lebih ditujukan untuk ‘mengukur’ seberapa tertarik kita pada paras wanita yang akan kita nikahi (karena cinta itu dari mata turun ke hati).</span></p>
<p><span id="more-754"></span></p>
<p>Ada cara lebih mudah, yaitu dengan mencermati (pergelangan) tangan wanita (dengan tubuh ideal, tidak terlalu gemuk dan juga tidak terlalu kurus). Bila 2 urat nadinya merenggang dan tampak menonjol, bisa disimpulkan 90% sudah tidak perawan lagi. Sebaliknya, bila 2 urat itu rapat dan tidak menonjol (bahkan agak sulit di raba) dapat disimpulkan 90% masih perawan. Itu bila keperawanan diartikan belum pernah berhubungan intim (bersenggama).*</p>
<p>Sebagian orang terpaku pada pertanda masih utuhnya selaput dara. Padahal, selaput dara itu dapat dipulihkan (dijahit) kembali hingga utuh dengan biaya relatif terjangkau, ‘hanya’ dengan sekitar 4 juta rupiah. Jika selaput dara dan tetes darah keperwanan yang jadi acuan virginitas seseorang, maka dapat kita baca keterangan ahlinya berikut ini:</p>
<blockquote>
<ol>
<li><span style="color:#0000ff;">Sebenarnya kita tidak bisa melihat keperawanan seorang cewek dari luarnya saja. Kebanyakan masyarakat kita memang masih menganggap bahwa keperawanan seseorang itu diartikan sebagai utuhnya selaput dara. Jadi, kalau selaput daranya sudah sobek itu dianggap sudah tidak perawan. Padahal, sobeknya selaput dara ini tidak selalu karena hubungan seksual. Bisa saja selaput dara sobek karena kecelakaan atau kegiatan olahraga yang berat. Selaput dara itu merupakan selaput tipis yang terdapat di liang vagina. Selaput ini mempunyai bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Ada yang cukup tebal ada juga yang tipis dan ini hanya bisa dilihat oleh orang yang ahli. Kita yang orang awam ini tidak bisa melihatnya dengan mata telanjang. Kita juga tidak bisa melihat masih perawan atau tidaknya seorang cewek dari mitos-mitos seperti: cara jalannya, payudara yang turun, pantat yang turun atau lekukan di leher.</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Yang membuat cewek berdarah pada malam pertama perkawinannya adalah robeknya selaput dara saat pertama kali melakukan hubungan seks. Tetapi tidak semua selaput dara itu sama bentuk, ketebalan dan elastisitasnya. Perbedaan inilah yang membuat tidak semua cewek mudah robek selaput daranya. Dan, tidak semua cewek yang robek selaput daranya akan mengalami pendarahan.</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Istilah perjaka yang ada di masyarakat mempunyai arti bahwa seorang cowok yang belum melakukan hubungan seks sama sekali atau belum pernah menikah. Untuk bisa membuktikan bahwa cowok itu masih perjaka atau tidak secara fisik memang sulit dibuktikan. Sebenarnya hal yang penting di sini adalah masalah kejujuran dari cowok itu sendiri.</span> (<a title="Dikutip sesuai sumber asalnya" href="http://64.203.71.11/kesehatan/news/0409/17/114346.htm" target="_blank">Kompas Cybermedia</a>).</li>
</ol>
</blockquote>
<p><strong>VIRGINITAS HINGGA ABORSI</strong></p>
<p>Degradasi moral, etika pergaulan yang makin melonggar, gaya hidup dan pengaruh global menyebabkan semakin banyak gadis tidak perawan lagi. Jawa Pos edisi Minggu, 21 Desember 2008, merilis hasil survei BKKBN terbaru, 2008, berikut ini:</p>
<blockquote><p><span style="color:#3366ff;"><strong>Remaja Cicipi Seks Capai 63 Persen</strong><br />
Data Terbaru dari BKKBN<br />
</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">SERANG &#8211; Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengaku prihatin dengan kondisi moral remaja Indonesia. Menurut hasil survei yang diterima lembaga tersebut, 63 persen remaja di Indonesia pada usia antara SMP dan SMA sudah melakukan hubungan seksual di luar nikah. Ironisnya, 21 persen di antaranya dilaporkan melakukan aborsi.<br />
</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">”Hasil survei terakhir itu dilakukan di 33 provinsi sepanjang 2008 dan itu dikuatkan pengakuan mereka sebagai subjek,” kata Direktur Remaja dan Perlindungan Hak-Hak Reproduksi BKKBN M. Masri Muadz kepada Jawa Pos kemarin (20/12).<br />
Masri mengatakan, persentase remaja yang melakukan hubungan seksual pranikah tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Berdasar data penelitian pada 2005-2006 di kota-kota besar seperti Jabodetabek, Medan, Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Makassar, angka itu sempat berada pada kisaran 47,54 persen. Namun, hasil survei terakhir 2008 meningkat menjadi 63 persen. ”Perilaku seks bebas remaja saat ini sudah cukup parah. Peran agama dan keluarga sangat penting untuk mengantisipasi perilaku remaja tersebut,” katanya.<br />
</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Menurut dia, ada beberapa faktor yang mendorong remaja usia sekolah SMP dan SMA melakukan hubungan seks di luar nikah. Di antaranya, pengaruh pergaulan bebas, faktor lingkungan dan keluarga yang mendukung ke arah perilaku tersebut, serta pengaruh perkembangan media massa.<br />
Dengan perilaku seperti itu, remaja sangat rentan terhadap risiko kesehatan, seperti penularan penyakit HIV/AIDS, penggunaan narkoba, serta penyakit lain. Sebab, data Departemen Kesehatan hingga September 2008, dari 15.210 penderita AIDS atau orang yang hidup dengan HIV/AIDS di Indonesia, 54 persen adalah remaja.</span></p></blockquote>
<p>Perilaku seks (baca: bedah keperawanan) pranikah seperti di atas, selain berakibat meningkatnya penularan penyakit berbahaya itu, juga meningkatnya aborsi dari orok tak berdosa yang mestinya terlahir dengan sambutan tangis bahagia kedua orang tua dan keluarganya, malah teronggok berdara-darah di semak belukar, tas <em>kresek</em> atau tempat sampah!</p>
<p><strong>MEMULIAKAN OROK MANUSIA</strong></p>
<p>Fikih secara tegas melarang aborsi. Pada janin berusia di bawah 4 bulan (belum ‘diaktifkan’ ruhnya) dihukumi <em>makruh-tahrim</em> (terlarang, mendekati keharaman). Sedang pada janin usia 4 bulan 10 hari (telah hidup) hukumnya haram!</p>
<p>Sekiranya memang mesti terjadi aborsi (karena saran medis, ‘kecelakaan’, maupun sebab lainnya), calon manusia itu tetap dirawat sesuai ketentuan agama:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl" align="center"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="AR-SA">والسقط كالكبير في الوفاة إن ظهرت أمارة الحياة</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl" align="center"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="AR-SA">أو خفيت وخلقه قد ظهرا فامنع صلاة وسواها اعتبرا</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl" align="center"><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="AR-SA">أو اختفى أيضا ففيه لم يجب شيء وكفن ثم دفن قد ندب</span></p>
<ol>
<li>Janin itu dirawat layaknya orang dewasa apabila telah tampak tanda-tanda kehidupannya (seperti bergerak, bersuara atau ada nafas). Maka wajib dimandikan, dikafani, dishalati dan dimakamkan.</li>
<li>Bila tidak tampak tanda-tanda kehidupan padanya, tapi telah jelas (guratan) bentuk tubuhnya (seperti bentuk kepala, guratan bakal tangan dan kaki dsc), maka wajib dimandikan, dikafani, dimakamkan dan tidak wajib dishalati.</li>
<li>Dan jika belum ada guratan-guratan yang menggambarkan bakal anggota badan (masih dalam bentuk sepotong tulang berbalut daging misalnya), maka hanya disunnahkan mengkafani dan memakamkannya.[]*</li>
</ol>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>* Dikutip dari <em><strong>Hasyiyat Al-Bajury</strong></em></p>
<p><em><strong></strong></em></p>
<br />Posted in Dunia Maya, Pergaulan, Pergaulan Bebas, Pergaulan Remaja, Seks Pranikah Tagged: Aborsi, Keperawanan, Seks Pranikah, Sex, Virginitas <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shodiqielhafily.wordpress.com/754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shodiqielhafily.wordpress.com/754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shodiqielhafily.wordpress.com/754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shodiqielhafily.wordpress.com/754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/754/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/754/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/754/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=754&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/01/11/gadis-bukan-perawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/bayi-01.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kata Nabi, vagina ibarat botol celak, hanya tutup miliknya yang boleh masuk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Poros Masjid Haram-Aqsha</title>
		<link>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/01/09/poros-masjid-haram-aqsha/</link>
		<comments>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/01/09/poros-masjid-haram-aqsha/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 18:48:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>My Paradise</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agresi Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Hawkish]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Zionis]]></category>
		<category><![CDATA[Zionisme Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Jerusalem]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Aqsha]]></category>
		<category><![CDATA[War]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shodiqielhafily.wordpress.com/?p=739</guid>
		<description><![CDATA[Poros Masjid Haram-Aqsha Oleh Shodiqiel Hafily 13 Muharram 1430 H Sebuah televisi suasta, dua hari lalu, menyajikan dialog khusus membahas serangan brutal Israel di jalur Gaza. Yang saya ingat ada Abdul Moqsith Ghazali (dosen Paramadina), Farid Wajdi (ketua DPP HTI), M. Guntur Romli (pengamat politik Timur Tengah), Tifatul Sembiring (Presiden PKS) dan yang lain saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=739&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-741" style="margin:7px;" title="Israel membabi buta di bawah ketiak negri hawkish, AS-Inggris" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/korban5.jpg?w=425" alt="Agresi Israel"   />Poros Masjid Haram-Aqsha</strong><br />
Oleh Shodiqiel Hafily<br />
13 Muharram 1430 H</p>
<p>Sebuah televisi suasta, dua hari lalu, menyajikan dialog khusus membahas serangan brutal Israel di jalur Gaza. Yang saya ingat ada Abdul Moqsith Ghazali (dosen Paramadina), Farid Wajdi (ketua DPP HTI), M. Guntur Romli (pengamat politik Timur Tengah), Tifatul Sembiring (Presiden PKS) dan yang lain saya lupa.<br />
<span id="more-739"></span>Beberapa point menarik (bagi saya) sempat saya catat al:</p>
<ol>
<li>Serangan Israel di balik dalih balasan terhadap roket Hamas (SBY menilai serangan yang tidak proporsional) semata-mata untuk membuka mata dunia bahwa warga Palestina yang sekian lama coba mematuhi gencatana senjata telah dalam kondisi kembang-kempis nyaris sekarat akibat blokade Israel yang mencekik leher dengan mematikan saluran air, listrik dan kebutuhan vital lainnya. Jadi, selama itu Israel sesungguhnya tetap menyerang tapi dengan ‘tangan kosong’ untuk menghabisi warga Palestina dengan pelan tapi pasti!</li>
<li>Palestina ‘terpenjara’ dalam dua pasungan besar dan kecil. Pasungan besarnya adalah apapun upaya pembelaan masyarakat internasional melalui DK PBB selalu terganjal oleh veto 2 negara <em>hawkish</em> (pecandu perang), Amerika dan Inggris. Dan pasungan kecilnya adalah ketidakberdayaan negara-negara Arab untuk membela Palestina secara terang-terangan akibat ketergantungan kepada AS hingga ‘mengggadaikan’ sebagian wilayahnya untuk pangkalan militer negara yang mencabik-cabik ‘saudaranya’ sendiri. Parahnya lagi, Liga Arab terkesan kurang greget untuk menemukan titik temu agar bisa bersatu. Padahal mereka tahu pasti akar persoalannya. Delegasi Indonesia pernah mempertanyakan mengapa 7 negara Arab tidak mampu mengalahkan 1 ‘negara’ yang dicangkokkan Inggris-Amerika. Jawab mereka, “Itulah sebabnya, karena kami bertujuh, bukan bersatu.”</li>
<li> Pro-kontra pengiriman relawan untuk menghentikan aksi barbarian Israel. Yang kontra dihantui rasa pesimis dan kekhawatiran jangan-jangan justru menjadi tumbal konyol atau beban yang justru merepotkan banyak pihak karena kurangnya kesiapan teknis dsc. Saya setuju yang pro dengan relawan yang berkesiapan penuh maupun kurang kemampuan teknis, aksi nyata akan lebih menarik banyak dukungan secara luas, walau idealnya haruslah berbekal keterampilan taktis-teknis yang cukup seperti dilakukan relawan tanah air di Banten, Sukabumi dan sejumlah daerah lainnnya.</li>
</ol>
<p>Dialog yang saya tonton itu memang tidak menghasilkan sebuah resolusi, solusi atau semacamnya. Namun, setidaknya, membuka wawasan dan sebagai wujud aksi solidaritas minimal dengan ingkar dan kecaman terhadap tragedi kemanusiaan yang dilakukan bangsa yang mengklaim sebagai umat pilihan dan terbaik namun nyatanya sama sekali tidak mencerminkan keluhuran pribudi (prilaku dan budi) kemanusiaan.</p>
<p><strong>AGRESI AJI MUMPUNG</strong></p>
<p>Saya bukan ahli atau pengamat politik. Jadi, sederhana saja, saya membaca aksi Israel itu sebagai agresi <em>mumpung</em> masih ada kesempatan dukungan di ketiak Bush yang masa jabatannya segera berakhir. Kesempatan tidak tentu ada di era Obama yang janji-janjinya di masa-masa kampanye seolah akan memberikan angin segar bagi bangsa Palestina, walau – kini – sebagian orang mulai meragukan sikap dan janji Obama itu. Hal itu karena komentar Obama (terkait agresi Israel) yang – terkesan &#8211; ‘lepas tangan’ atas dasar masih kebijakan penuh politik Bush.</p>
<p>Memang, sebelum dilantik secara resmi sebagai presiden, tidak ada <em>policy</em> politik apapun yang bisa digulirkan Obama. Tapi kita tahu betapa besar magnet dukungan buat Obama yang terbaca pada saat pidato kemenangannya sebagai presiden terpilih. Artinya, suara Obama begitu nyaring terdengar sekiranya mau menyuarakan pembelaan atas korban-korban warga sipil di Palestina. Saya kira, itu sedikit cela (<span style="text-decoration:line-through;">celah</span>) yang patut disayangkan.</p>
<p><strong>POROS MASJID HARAM DAN AQSHA</strong></p>
<p>Polling <strong><em>Market Watch </em></strong>di Israel, Juli 2007, menyimpulkan bahwa 74% rakyat Israel setuju berdirinya Palestina dan Israel secara berdampingan sebagai Negara yang sama-sama berdaulat. Hanya 14% yang tetap dalam sikap keras penolakannya. Sementara polling <em><strong>Jerusalem Media &amp; Communication Center</strong></em>, Maret 2007, menyatakan bahwa 46,7% rakyat Palestina setuju berdirinya 2 negara yang sama-sama berdaulat dan 26,5% menghendaki Israel – yang memang cangkokan Inggris dan AS – dilenyapkan.</p>
<p>Persoalan utamanya pada ibu kotanya yang &#8211; di sana &#8211; berdiri simbol sejarah: <strong>Masjid Aqsha</strong>. Kaum muslimin tidak mungkin menyerahkan begitu saja masjid agung yang penuh nilai historis sebagaimana termaktub dalam QS. Al-Isra’: 1 (Qur’an hanya menyebut 2  masjid: <strong>Masjid Al-Haram</strong> dan <strong>Masjid Al-Aqsha</strong>). Sementara itu, Israel dengan kitab <a title="Baca sekilas protokol dan ajaran Talmud Yahudi" href="http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/05/08/ayat-ayat-setan-dalam-talmud/" target="_blank">Talmud</a>nya menganggap Palestina dengan Jerusalem sebagai bumi yang dijanjikan ‘hanya’ bagi bangsa Yahudi, bahkan 70 terowongan ditengarai telah digali untuk menguasai Masjid Aqsha. (Baca juga tulisan terkait di<a title="Baca, sekilas tentang Zionis dan Yahudi" href="http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/05/08/jangan-terdengar-jangan-terlihat/" target="_blank"> sini</a>, di <a title="Baca, ajaran Talmud Yahudi-Israel" href="http://shodiqielhafily.wordpress.com/2008/05/08/ayat-ayat-setan-dalam-talmud/" target="_blank">sini</a> dan di manapun sebagai perbandingan)</p>
<p>Aneh memang jika eksistensi Palestina tidak diakui (sebagai Negara berdaulat) mengingat segala perangkat untuk disebut Negara telah terpenuhi dan mesti berkali-kali diproklamirkan (1948, 1988 dan 1993[?]). Padahal paspor Palestina berlaku resmi, terdiri dari 2 wilayah: Jalur Gaza dan Tepi Barat, bahkan di dunia internasional memiliki kedutaan di sejumlah negara dan perwakilan di organisasi-organisasi tingkat dunia seperti OKI, PBB dll.</p>
<p><strong>AKHIR KATA..</strong></p>
<p>Seorang sahabat menyebar sms permohonan dukungan dari <strong>Hasan Nasrallah</strong> untuk membacakan QS. Al-Fath: 26-27 dan QS. Yunus: 85, 86 dan 88 sebagai dukungan doa (di saat kebanyakan orang kurang meyakini kekuatan doa) bagi rakyat Palestina.</p>
<p>“Setan adalah ujian bagi kebaikan, terus ada hingga akhir jaman..” Begitulah sebagian dari sms balasan saya sekedar ungkapan kehabisan kata-kata atas tindakan membabi buta Israel yang menutup mata dan telinga dari seruan dan kecaman dunia. Nabi telah memberikan ilustrasi dengan kambing yang terpisah dari kelompok (jamaah) akan dicabik-cabik oleh srigala. Selagi dunia Arab tidak bersatu dan solidaritas umat muslim tidak kompak tergalang, maka srigala dan setan itu akan terus merajalela.</p>
<p>Sepanjang pengamatan saya di negeri yang 90% Islam ini, belum begitu banyak dukungan terhadap warga Palestina yang bersimbah darah. Pengiriman relawan disambut pro-kontra, tak banyak pesantren bereaksi, khutbah <em>jum’atan</em> tak banyak yang menggugah ukhuwwah dan <em>ghairah islamiyah</em>, shalat <em>ghaib</em> atau <em>qunut nazilah</em> sebagai pembelaan minimal tak banyak kita saksikan. Bahkan dialog yang saya tonton di tv, ujung-ujungnya berakhir dengan bersitegang diantara narasumber sendiri, soal <em>khilafah</em>! Semestinya, musibah dapat menggalang rasa kebersamaan dan persatuan (dalam aksi boikot produk AS-Inggris-Israel misalnya). Ataukah musibah-tragedi kemanusiaan di Palestina kurang dahsyat hingga kurang menggugah jiwa?</p>
<p>Saya pribadi hanya mampu menulis ini sebagai bentuk kecaman terhadap agresi Israel, mendukung rakyat Palestina serta para relawan dengan bacaan sejumlah ayat di atas dan doa-<em>qunut nazilah</em>. Semoga kedamaian dunia dan Palestina segera tercipta. <em>Amin</em>..[]</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-777" title="agresi-israel17" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/agresi-israel17.jpg?w=425&#038;h=490" alt="agresi-israel17" width="425" height="490" />Israel menutup mata-telinga dari protes yang mengular di pelbagai belahan dunia.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-778" title="agresi-israel16" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/agresi-israel16.jpg?w=425&#038;h=208" alt="agresi-israel16" width="425" height="208" />Israel membantai mayoritas warga sipil dan bocah tak berdosa.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-779" title="agresi-israel15" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/agresi-israel15.jpg?w=425" alt="agresi-israel15"   />Israel terus membabi buta, 17/01 telah membantai hampir 1000 orang!</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-780" title="agresi-israel14" src="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/agresi-israel14.jpg?w=425&#038;h=401" alt="agresi-israel14" width="425" height="401" />PBB jatuh wibawa dan tak berdaya, baca <a title="PBB bak macan ompong di mata Israel" href="http://bloggerarema.blogspot.com/2009/01/israel-vs-pbb-uno.html" target="_blank">Israel vs PBB</a></p>
<p>Foto-foto lainnya lihat di <a title="Hanya sebagian foto, dikopi dari berbagai sumber" href="http://ashofyhoney.blogspot.com/2009/01/agresi-israel-2009-1430.html" target="_blank">The World is War</a></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<ol>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/2974646/AlBanna.rar.html" target="_blank">eBooks Al-Banna</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/2947703/e-ModulInternet.rar.html" target="_blank">Modul Internet</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/2947694/e-ModulExcel.rar.html" target="_blank">Modul Excell</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/2947659/e-ModulMSWord.rar.html" target="_blank">Modul MS-Word</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/2947635/e-ModulPowerPoin.rar.html" target="_blank">Modul Power Point</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/2947586/e-ModulWindows98.rar.html" target="_blank">Modul Windows98</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/2947563/PengumumanPKMI2008.zip.html" target="_blank">PKMI 2008</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/2947548/QuizGalang.rar.html" target="_blank">Quiz Galang</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/2947473/TetralogiLaskarPelangi-Complete.rar" target="_blank">Tetralogi Laskar Pelangi</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/2947318/TetralogiLaskarPelangi2_SangPemimpi.rar" target="_blank">Tetralogi Sang Pemimpi</a></li>
<li><a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/2945996/IstikharahQurani.pdf" target="_blank">Tabel Istikharah Qur&#8217;ani</a></li>
</ol>
<br />Posted in Agresi Israel, Hawkish, Jalur Gaza, Palestina, Zionis, Zionisme Israel Tagged: Agresi Israel, Jerusalem, Masjid Aqsha, War <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/shodiqielhafily.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/shodiqielhafily.wordpress.com/739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/shodiqielhafily.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/shodiqielhafily.wordpress.com/739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/shodiqielhafily.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/shodiqielhafily.wordpress.com/739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/shodiqielhafily.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/shodiqielhafily.wordpress.com/739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/shodiqielhafily.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/shodiqielhafily.wordpress.com/739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/shodiqielhafily.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/shodiqielhafily.wordpress.com/739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/shodiqielhafily.wordpress.com/739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/shodiqielhafily.wordpress.com/739/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=shodiqielhafily.wordpress.com&amp;blog=3210450&amp;post=739&amp;subd=shodiqielhafily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shodiqielhafily.wordpress.com/2009/01/09/poros-masjid-haram-aqsha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f669c2fe58029ff43e8259cb873178a4?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">My Paradise</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/korban5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Israel membabi buta di bawah ketiak negri hawkish, AS-Inggris</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/agresi-israel17.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">agresi-israel17</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/agresi-israel16.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">agresi-israel16</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/agresi-israel15.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">agresi-israel15</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://shodiqielhafily.files.wordpress.com/2009/01/agresi-israel14.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">agresi-israel14</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
