Potret Kekejaman Manusia


Perang hanya menuruti hawa nafsu haus darahTEGUH PENDIRIAN SADAM, KEBOHONGAN BUSH, PLIN-PLANNYA AS.
Episode perang Iraq yang telah berlangsung selama lima tahun terangkum dalam berbagai kejadian penting yang berlangsung setiap tahun. Diawali episode invasi 3003.

2003: INVASI
17 Maret – Presiden AS, George W. Bush, memberi tenggat waktu selama 48 jam kepada Presiden Iraq Sadam Husain untuk lengser.
20 Maret – Invasi AS dimulai, setelah Sadam mengabaikan tenggat AS.
1 Mei – Bush dengan percaya diri mengumumkan bahwa invasi berhasil dan perang Iraq sudah berakhir. Deklarasi dilakukannya dari atas pesawat tempur dengan spanduk bertuliskan “Misi Diselesaikan”.
13 Juli – dewan pemerintah AS di Iraq memilih beberapa pejabat di Iraq untuk menjalankan pemerintahan sementara.
13 Desember – Sadam ditangkap di bungker persembunyiannya di dekat kota Tikrit.
2004: AWAL PERLAWANAN
31 Maret – Empat pasukan bayaran AS terbunuh di Fallujah. Tubuh mereka digantung di jembatan. Serdadu AS langsung melakukan serangan besar-besaran ke wilayah yang didominasi komunitas musim sunny pengikut Saddam itu.
April – beredar foto-foto penyiksaan serdadu AS terhadap tahanan Iraq di perjara Abu Ghraib.
28 Juli – Dewan pemerintah AS di Iraq menyerahkan kendali kepda pemerintah sementara Iraq.
September – Serdadu AS yang tewas di Iraq menembus angka 1.000 orang.
6 September – Inspektur AS tidak menemukan bukti bahwa Sadam telah mengembangkan senjata pemusnah masal (WMD). Padahal, tuduhan itulah yang dijadikan dasar Bush menyerang Iraq Maret 2003.
November – Bulan paling mengerikan bagi serdadu AS di Iraq. Tercatat 137 serdadu AS tewas diserang kelompok militan.
2005: PEMBENTUKAN PEMERINTAHAN
30 Januari – Pemilihan umum pertama untuk menyusun Dewan Nasional yang terdiri dari 275 orang anggota. Hasilnya, muslim syiah, yang selama pemerintahan Sadam terpinggirkan, mendominasi. Hal itu juga tidak terlepas dari boikot muslim sunny, yang selama ini dikenal sebagai pendukung Saddam.
6 April – Jalal Talabani, yang berasal dari etnis Kurdi terpilih sebagai presiden di Iraq.
31 Agustus – Setidaknya 1000 peziarah syiah tewas setelah sebuah jembatan meledak. Ledakan diduga berasal dari bom bunuh diri .
Oktober – Serdadu AS yang tewas menembus angka 2.000.
15 Desember – Perlemen baru Iraq terbentuk dengan partai syiah mendominasi.
2006 : MELUASNYA PERLAWANAN
22 Februari bom meledak di Samarra. AS mulai mengaitkan dengan kehadiran kelompok militant Al-Qaidah yang menyusup ke Iraq.
8 Juni – pemimpin Al-Qaidah di Iraq, Abu Musab Al-Zarqawi, tewas di tangan militer AS bersama penasihat spiritualnya Sheikh Abdul Rahman. Bush menyebutnya sebagai “kemenagan sugnifikan dalam perang melawan terror”.
5 November – Vonis mati untuk Saddam.
30 Desember – Saddam dieksekusi gantung.
31 Desember – Kematian serdadu AS menembus angka 3.000 orang.
2007 : AS TAMBAH PASUKAN
10 Januari – Bush mengumuman penambahan lebih dari 20.000 serdadunya di Iraq dengan dalih menghabiskan kelompok pemberontak.
16 Januari – PBB merilis temuannya bahwa sampai akhir 2006, perang Iraq telah menewaskan 34.452 warga sipil. Angka tersebut 3 kali lipat dari data yang dirilis pemerintah Iraq yang dibekingi AS.
24 Juni – Sepupu Saddam yang dikenal dengan Chemical Ali dan dua pejabat rezim mendapatkan hukuman mati.
10 September – Pimpinan militer AS di Iraq, Jendral David Petraeus, mengatakan kepada Kongres bahwa 30.000 pasukan AS di Iraq akan ditarik secara bertahap sampai 2008.
2008 : HASILNYA?
9 Januari – Organisasi kesehtan dunia, WHO, dan pemerintah Iraq mengestimasi sekitar 151.000 orang Iraq tewas setelah invasi AS.
25 Februari – Militer AS menjilat ludah sendiri dengan mengumumkan penambahan pasukan ke Iraq. Janji untuk menarik 30.000 personel militer dari Iraq yang disampaikan September 2007 diabaikan sendiri. (BBC/tia/ruk).